Wisata Alam Sendangcoyo Ditutup, Banyak Pengunjung Kecele

Sabtu, 3 Februari 2018 | 18:42 WIB

Tiga orang pengunjung menikmati wahana jembatan gantung di objek wisata Terasering di Desa Sendangcoyo Kecamatan Lasem, baru-baru ini. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

LASEM, mataairradio.com – Objek wisata alam berupa flying fox dan jembatan gantung di Dukuh Kebon Desa Sendangcoyo Kecamatan Lasem ternyata ditutup.

Diduga ada persoalan antara pemilik lahan, pihak pedukuhan, dan desa.

Akibatnya, sejumlah pengunjung yang datang untuk menikmati pemandangan dan memanfaatkan wahana wisata, menjadi kecele.

Nuris Eka, salah seorang pengunjung mengaku tidak tahu kalau objek wisata ini ternyata ditutup.

“Tadi saya sengaja datang pagi untuk menikmati kesejukan alam,” kata warga Pamotan ini.

Ia juga mengaku datang untuk mencoba menggunakan flying fox dan berswa foto di jembatan gantung, karena baru sekali ini berkunjung.

“Namun karena tutup, ya kecewa. Saya berharap wisata alam ini dibuka lagi karena dekat dengan rumah,” tandasnya.

Samani, salah satu bagian dari pengelola membenarkan, objek wisata alam Sendangcoyo ditutup sejak dua hingga tiga minggu yang lalu.

Ia membenarkan adanya persoalan antara pemilik lahan dengan pihak pedukuhan dan desa.

“Katanya, pemilik lahan tidak menghendaki jembatan gantung melintas di atas tanahnya,” katanya.

Padahal, dari yang didengar Samani, sudah pernah ada kesepakatan bermaterai antara pemilik lahan dengan pengelola, dalam hal ini BUMDes.

Ia pun menyayangkan penutupan objek wisata ini. Sebab, pengunjungnya sudah ratusan orang, terutama saat hari libur.

“Kabarnya akan segera ada pembicaraan, bagaimana baiknya, agar objek wisata ini kembali dioperasikan,” katanya.

Sebelum ditutup, untuk bisa menikmati satu paket wisata, yakni flying fox dan jembatan gantung, pengunjung cukup merogoh biaya Rp30.000 per orang.

“Jika tidak satu paket; flying fox saja Rp20.000, jembatan Rp15.000 per orang. Ada diskonnya Rp5.000 lah kalau paketan,” katanya.

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan