Warga Tanjung Tangkap Remaja Pembobol Warung

Selasa, 24 Maret 2015 | 16:16 WIB
Para tersangka pelaku percobaan pencurian di warung milik Diyono, warga Tanjung Kecamatan Sulang, saat masih diperiksa di Balai Desa Tanjung, Senin (23/3/2015) malam. (Foto: Pujianto)

Para tersangka pelaku percobaan pencurian di warung milik Diyono, warga Tanjung Kecamatan Sulang, saat masih diperiksa di Balai Desa Tanjung, Senin (23/3/2015) malam. (Foto: Pujianto)

 

SULANG, mataairradio.com – Warga Desa Tanjung Kecamatan Sulang menangkap tiga orang remaja setelah mencoba membobol warung milik Diyono, penduduk desa setempat, Senin (23/3/2015) malam. Warga sempat melakukan pengejaran, sebelum berhasil menangkap para pelaku.

Diyono awalnya menaruh curiga karena warungnya sudah tiga kali dibobol, hanya dalam tiga minggu. Sehari-hari, dia berjualan pulsa, rokok, beras, dan beragam jajanan. Dia pun lantas menyusun pengintaian. Hingga pada Senin (23/3/2015) malam, tiga orang kepergok mengendap-endap di warungnya.

“Saat itu, saya yang telah mengintai dari atas tower air di belakang warung, segera turun dan menegur ketiga remaja itu. Namun mereka malah kabur,” ungkapnya.

Bersama warga, Diyono mengejar para pelaku dan akhirnya tertangkap. Ketiganya digelandang di Balai Desa Tanjung.

Tiga tersangka pelaku masing-masing mengaku bernama Alf (16) dan Amn (15), warga Desa Kaliombo, dan Jll (16), warga Desa Landoh Kecamatan Sulang. Alf dan Jll masih duduk di bangku kelas dua madrasah tsanawiyah negeri, sedangkan Amn adalah remaja putus sekolah.

Ketiganya mengaku nekat akan nyolong untuk membayar utang kepada temannya. Namun mereka membantah melakukan pencurian yang sama di warung itu sebelumnya. Ketiga pelaku tidak dilimpahkan ke Mapolsek Sulang dengan sejumlah pertimbangan.

“Kami tak melanjutkan kasus ini ke proses hukum karena pelaku masih di bawah umur. Kesepakatan diambil melalui musyawarah desa,” kata Kepala Desa Tanjung Ahmad Erfin Rianto.

Namun kades dari dua desa itu dimintanya agar membina warganya, terutama orang tua agar mendidik anak mereka.

Dalam penyelesaian perkara pencurian itu, dua petugas polisi dari Polsek Sulang, turut menyaksikan. Pasca-kasus ini, warga Tanjung sepakat menggiatkan lagi patroli keamanan lingkungan melalui ronda malam.

“Sebelum kejadian ini pun siskamling sudah diserukan, namun pelaksanaannya belum optimal,” pungkas Erfin.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan