Warga Tangkap Beramai-ramai Maling Motor di Lasem

Kamis, 24 September 2015 | 14:00 WIB
Tersangka maling motor, yang ditangkap secara beramai-ramai oleh warga di Kecamatan Lasem, Rabu (23/9/2015) petang selepas magrib. (Foto: facebook.com/Rukayah Awang)

Tersangka maling motor, yang ditangkap secara beramai-ramai oleh warga di Kecamatan Lasem, Rabu (23/9/2015) petang selepas magrib. (Foto: facebook.com/Rukayah Awang)

 

REMBANG, mataairradio.com – Warga dari Desa Selopuro dan Sumbergirang Kecamatan Lasem serta Desa Warugunung Kecamatan Pancur menangkap secara beramai-ramai seorang maling motor yang beraksi pada Rabu (23/9/2015) petang selepas magrib.

Pencuri sempat berhasil menggondol sepeda motor Honda Scoopy warna merah hitam milik keluarga Slamet warga Dusun Tulis Desa Selopuro. Saat itu, Sulistyowati, kakak Slamet, hendak memasukkan sepeda motor ke dalam rumah, tetapi kendaraan itu sudah tidak ada.

Slamet yang sedang akan bermain ke rumah temannya segera melakukan pengejaran, begitu dikabari sepeda motor milik kakaknya dicolong maling. Motor itu ditemukan ditinggal di dekat SD Sumbergirang. Sementara pelakunya ditangkap ketika sembunyi di kebun tembakau di dekat Makam Sumbergirang.

“Setelah ketahuan hilang itu, ada warga yang lihat pemuda menuntun motor scoopy. Waktu ditanya kenapa dituntun, pemuda itu jawab kehabisan bensin. Padahal baru saja melewati kios bensin. Warga yang curiga mengikuti dari belakang. Apalagi di motor itu ada kunci T. Langsung dikejar. Kabur,” katanya.

Sebelum diamankan oleh petugas polisi dari Polsek Lasem, pelaku sempat dihajar massa yang geram, karena pencurian motor di daerah itu disebut marak dalam seminggu belakangan. Menurut Slamet, sudah dua motor; satu di Tulis dan satu lagi di Sumbergirang, yang hilang hanya dalam sepekan ini.

Begitu diborgol oleh polisi yang kemudian datang dan dibawa ke Polsek Lasem, pelaku langsung dicecar dengan pertanyaan. Pelaku mengaku tak beraksi seorang diri, tetapi bersama tiga orang kawannya. Masing-masing dua yang berboncengan dengan motor Yamaha Vixion dan satu lagi mengendarai Vega.

Kepada petugas, pelaku mengaku sebagai warga Kabupaten Blora. Pelaku mengaku berkomplot dan beraksi di setidaknya tiga tempat kejadian, yaitu Desa Criwik Kecamatan Pancur serta Dusun Babrik Desa Sumbergirang dan Dusun Tulis Desa Selopuro Kecamatan Lasem.

“Massa ya sempat memukuli bagian wajah pelaku, tetapi terus dikendalikan aparat yang datang. Baru dibawa ke Polsek (Lasem). Di sana dia mengaku telah beraksi di banyak TKP. Dia tidak beraksi. Ketika itu dia bersama 3 orang yang lain. Tapi yang tiga itu lolos,” katanya.

Kapolsek Lasem AKP Eko Budi Sulistyo mengaku sedang mengorek lebih dalam keterangan tersangka pelaku. Terhadap komplotan pelaku, polisi sedang melakukan perburuan. Mengingat nama-nama mereka yang sudah dikantongi, polisi berharap bisa meringkusnya dalam waktu dekat.

Adapun pelaku yang ditangkap itu bernama Aris Susanto (21) warga Dukuh Jati Desa Sumber Kecamatan Menden Kabupaten Blora, tetapi selama ini telah tinggal bersama istrinya di Desa Ronggo Kecamatan Jaken Kabupaten Pati.

Saat ini, Aris ditahan di Mapolsek Lasem dengan barang bukti berupa Scoopy dengan nomor plat K 5601 UM milik warga Tulis tersebut.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan