Warga Sale Usul Bantuan Transportasi bagi Pelajar

Rabu, 8 November 2017 | 17:53 WIB

Ilustrasi. Sebagian siswa di Kabupaten Rembang masih memanfaatkan layanan mobil bak terbuka atau pikap guna berangkat atau pulang ke sekolah. (Foto: mataairradio.com)

 

SALE, mataairradio.com – Warga di Kecamatan Sale mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten Rembang agar menyediakan bantuan transportasi gratis bagi para pelajar di daerah itu.

Jarak tempuh antara rumah hingga tempat sekolah dari para pelajar di daerah itu lumayan jauh, sedangkan mereka dilarang mengendarai sepeda motor lantaran belum cukup umur untuk memiliki surat izin mengemudi.

Kepala Desa Mrayun Eko Purwanto pada forum Dinamika Pembangunan di Pendapa Kecamatan Sale, Rabu (8/11/2017), menyebutkan jarak tempuh antara Tahunan hingga Wonokerto, cukup jauh.

“Kalau harus ngontel sudah tidak layak. Kami minta bantuan kepada Pak Bupati agar ada regulasi supaya perusahaan yang ada bisa memberikan bantuan transportasi atau mungkin dari kabupaten,” ujarnya.

Eko juga mengatakan, sebenarnya ada Jembatan Bancang, yang bisa memperpendek jarak tempuh jalan. Namun, Pemkab masih perlu membantu pembangunan jembatan menghubungkan poros antardesa ini.

Bupati Rembang Abdul Hafidz meminta kepada pihak sekolah dan desa-desa di Kecamatan Sale untuk musyawarah guna membuat komitmen bersama, lalu diajukan ke Bupati.

Bupati berjanji meneruskan usulan dan komitmen bersama, ke Kementerian Perhubungan, guna mendapat bantuan.

“Karena, di Kementerian Perhubungan itu sudah plot anggaran untuk transportasi. Saya sering dimintai itu dan saya kira tidak sulit,” katanya.

Soal Jembatan Bancang, Bupati menyarankan agar diusulkan saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Sale.

Ia berjanji memprioritaskannya dalam APBD Perubahan 2018.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan