Warga Pertanyakan Aktivitas Pabrik Gula Mini RBSJ

Selasa, 3 Maret 2015 | 19:04 WIB

 

Suasana pabrik gula mini milik PT RBSJ di wilayah Desa Bangunrejo Kecamatan Pamotan, Senin (2/3/2015). (Foto: mataairradio.com)

Suasana pabrik gula mini milik PT RBSJ di wilayah Desa Bangunrejo Kecamatan Pamotan, Senin (2/3/2015). (Foto: mataairradio.com)

 

PAMOTAN, mataairradio.com – Warga Desa Bangunrejo Kecamatan Pamotan mempertanyakan aktivitas di pabrik gula mini milik PT Rembang Bangkit Sejahtera Jaya (RBSJ) di daerah itu.

Pasalnya, pabrik gula mini yang sudah lama mangkrak itu, kini tampak menggeliat. Sepekan terakhir, denyut kehidupan di lokasi pabrik itu tercium oleh warga.

Winarno, Kepala Dusun Bedog Desa Bangunrejo mengaku tak tahu persis soal kembali beroperasinya pabrik gula mini.

“Namun kabarnya, pabrik itu akan difungsikan untuk usaha lain,” bebernya kepada mataairradio.

Dia juga mengaku tidak tahu, apa usaha lain itu. Yang jelas memang mulai ada aktivitas.

“Lantaran berlokasi di wilayah desa ini, kami merasa perlu datang ke pihak pabrik untuk bertanya seputar usaha yang akan berjalan itu. Mestinya kami dapat semacam tembusan lah,” tandasnya.

Ketua Komisi B DPRD Rembang Harno menyatakan belum mendapat informasi soal geliat aktivitas di pabrik gula mini di wilayah Desa Bangunrejo.

Dia yang seorang politisi asal Pamotan, hanya tahu bahwa pabrik itu sudah lama mangkrak.

“Lebih bagus jika pabrik gula mini kembali beroperasi, agar aset yang bernilai miliaran rupiah tidak sia-sia,” ujarnya.

Berdasarkan catatan dari mataairradio, pabrik gula mini itu beroperasi setidaknya dua kali sejak berdiri tahun 2008.

Harno mengaku akan meninjau ke lapangan untuk memastikan menggeliatnya lagi aktivitas di pabrik gula mini.

“Soal kemungkinan dipakai untuk usaha lain, saya belum pernah mendengar, termasuk apakah pabrik PT RBSJ itu kini dikelola oleh pihak lain,” imbuhnya.

Pihak PT RBSJ belum bisa dikonfirmasi mengenai aktivitas di pabrik gula mini.

Hanya saja, mataairradio mendapatkan lembar pengumuman yang disebut dilansir oleh PT RBSJ pada 11 Februari lalu.

Pengumuman itu antara lain menyebutkan bahwa pabrik akan digunakan untuk produksi gula sorgum.

Disebutkan pula di pengumuman itu, untuk kepentingan operasional pabrik, PT RBSJ membuka lowongan tiga tenaga ahli lulusan SMA, tiga tenaga teknis lulusan SMK, dua tenaga administrasi lulusan ahli madya, dan 10 orang tenaga operator pabrik lulusan SMA sederajat.

Lowongan itu sendiri sudah ditutup 26 Februari kemarin.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan