Warga Tetap Menentang Rencana Pengeboran Charoen Pokphand

Selasa, 16 Desember 2014 | 16:35 WIB
Spanduk berisi nada protes penentangan warga Karangasem atas rencana pengeboran oleh PT Charoen Pokphand, di depan Balai Desa setempat, Selasa (16/12/2014) pagi. (Foto: Pujianto)

Spanduk berisi nada protes penentangan warga Karangasem atas rencana pengeboran oleh PT Charoen Pokphand, di depan Balai Desa setempat, Selasa (16/12/2014) pagi. (Foto: Pujianto)

 

SEDAN, mataairradio.com – Warga Desa Karangasem Kecamatan Sedan tetap menentang rencana pengeboran oleh pihak PT Charoen Pokphand di kawasan permukiman daerah setempat.

Sikap warga ini terungkap pada pertemuan mediasi yang dihadiri oleh Muspika Sedan, Pemerintah Desa Karangasem, dan perwakilan dari PT Charoen Pokphand di Balai Desa Karangasem, Selasa (16/12/2014) pagi.

Muhammad Nguzer, Ketua Karang Taruna Karangasem menegaskan alasan warga yang tetap menentang rencana pengeboran.

“Di sekitar rencana pengeboran PT Charoen Pokphand kali ini, sebenarnya pernah ada pengeboran. Yang pertama, di sekitar masjid yang sempat ada pengeboran sedalam 170 meter tetapi tidak keluar airnya,” ungkapnya.

Kemudian yang kedua, pengeboran atas fasilitas kucuran bantuan dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedalam lebih dari 100 meter. Yang kedua ini keluara airnya, namun tidak mencukupi kebutuhan warga.

“Pompanya rusak. Itu pun mengakibatkan berkurangnya debit air warga. Dari pertimbangan tersebut maka warga tetap menolak pengeboran,” tegasnya.

Menanggapi sikap warga tersebut, pihak perwakilan dari PT Charoen Pokphand hanya mengatakan akan menyampaikan pernyataan sikap warga kepada pihak Kantor Pusat Charoen Pokphand.

“Dan tadi disepakati akan ada sosialisasi lanjutan, untuk membahas hal-hal yang lain seperti pengelolaan CSR (tanggung jawab sosial perusahaan, red.) dan lainnya,” ungkap Nguzer.

Sementara itu, Camat Sedan Wahyu Oetomo dan Kapolsek Sedan AKP I Made Hartawan yang menghadiri langsung pertemuan mediasi tersebut meminta kepada PT Charoen Pokphand untuk menghormati sikap warga.

“Pihak perusahaan juga agar membangun komunikasi dengan warga melalui sosialisasi dalam setiap kali melakukan kegiatan,” ujar Camat Sedan.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan