Warga Kesulitan, Pemkab Klaim Stok Elpiji Aman

Rabu, 9 Mei 2018 | 15:57 WIB

Pekerja tengah menata tabung elpiji ukuran tiga kilogramg. Pemkab Rembang menambah kuota elpiji melon untuk menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru 2015. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Sebagian warga di Kabupaten Rembang mengaku kesulitan mendapatkan elpiji tiga kilogram.

Kesulitan itu dilaporkan dialami oleh warga di bagian timur Kabupaten Rembang.

Khumaidah warga Desa Leran Kecamatan Sluke mengaku kesulitan mendapat elpiji tabung melon setidaknya dalam dua minggu terakhir.

“Saya mencari elpiji tiga kilogram hingga ke desa lain,” akunya.

Ia juga mengaku sempat mendapat elpiji dengan harga Rp25.000 per tabung. Namun Rabu (9/5/2018) siang, harga elpiji tiga kilogram Rp20.000 per tabung.

“Saya berharap Pemerintah mengendalikan stok dan harga elpiji bersubsidi ini, terutama nanti saat Ramadan karena kebutuhan pasti meningkat,” harapnya.

Sementara itu, Tri Handayani Kepala Bidang Perdagangan pada Dinperindagkop UMKM setempat menyatakan stok dan distribusi elpiji tiga kilogram di kabupaten ini aman.

Menurutnya, walaupun terjadi lonjakan harga, namun tingkat kenaikannya masih wajar.

Padahal harga elpiji tabung melon di tingkat konsumen berkisar Rp20.000 sampai Rp21.000 per tabung.

Sementara, menurut ketentuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, harga eceran tertinggi (HET) elpiji bersubsidi Rp15.500 per tabung.

“Sampai saat ini belum ada laporan keluhan soal elpiji melon. Terima kasih informasinya,” katanya.

Tri Handayani menambahkan, pihaknya mewaspadai kemungkinan kelangkaan elpiji melon di Kecamatan Sluke, Kragan, dan Sarang.

Saat ini, rata-rata tingkat konsumsi elpiji tiga kilogram per bulan di Kabupaten Rembang mencapai 15.720 tabung.

Tiap rumah tangga, idealnya mengonsumsi dua tabung elpiji tiga kilogram per bulan, sedangkan untuk UKM sembilan tabung per bulan.

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan