Warga Kembali Pertanyakan Pengoperasian Pasar Wonokerto

Senin, 12 Februari 2018 | 19:34 WIB

Pasar Wonokerto, tampak depan, Senin (12/2/2018). (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

SALE, mataairradio.com – Sebagian warga di Kecamatan Sale kembali mempertanyakan pengoperasian Pasar Rakyat Wonokerto.

Pembangunan pasar senilai Rp4,6 miliar ini dinyatakan selesai pada akhir Desember 2017 lalu.

Sunaryo, salah seorang warga RT 2 RW 3 Desa Sale Kecamatan Sale mengatakan, pengoperasian Pasar Wonokerto masih belum jelas. Padahal warga baik dari Wonokerto maupun dari desa lain berharap pasar ini segera operasi.

“Ingin segera pindah, tapi kapan pasar dioperasikan, belum jelas,” katanya.

Ia menyebut, pasar rakyat ini tidak seperti pasar induk, tetapi lebih kayak pasar daging. Sebab, pasar induk biasanya luas. Pasar Rakyat Wonokerto berukuran 61×23 meter.

“Memang nggak layak kalau disebut pasar induk. Seperti pasar daging. Tapi tetap, kita ingin pasar ini segera bisa ditempati,” katanya.

Sebelumnya, pedagang yang selama ini berjualan di pasar krempyeng Wonokerto berharap segera dipindah.

Sebab, meskipun lokasinya strategis, pasar krempyeng ini, sebagian menempati lahan milik masjid desa setempat.

Warti, salah seorang pedagang di pasar krempyeng berharap segera menempati pasar baru.

Menurutnya, pasar baru lebih enak karena bisa menempatkan banyak barang dagangan. Ia juga berharap, seluruh pedagang pasar krempyeng akan bisa mendapat kios di pasar anyar.

Jika pun untuk pindah, pedagang ditarik biaya, Warti berharap tidak terlalu mahal.

“Saya sudah dua tahun berjualan di pasar krempyeng. Selama itu, saya hanya ditarik ongkos kebersihan Rp1.000, tiap kali buka,” katanya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Rembang Akhsanuddin menyatakan belum bisa memastikan kapan Pasar Wonokerto ditempati.

“Masih kita data dulu jumlah pedagang,” katanya.

Pihak paguyuban pedagang di pasar krempyeng sempat menyebut jumlah pedagang 67 orang. Namun Akhsanudin mengaku perlu mengkaji kapasitas pedagang di pasar baru.

“Semester ini belum akan mungkin ditempati. Kita upayakan tahun ini bisa ditempati,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan langsung mataairradio di Pasar Wonokerto pada Senin (12/2/2018) pagi, tampak masih ada pekerjaan.

Pekerjaan itu berupa pembuatan saluran air di bagian depan pasar.

Selain itu, juga pembuatan kamar mandi di bagian belakang. PPKom Proyek Pasar Wonokerto Achmad Widodo mengakui adanya dua pekerjaan ini.

Namun dua item pekerjaan ini, menurutnya, tidak dikaver dalam rencana anggaran.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan