Warga Keluhkan Mahalnya Tarif Air PDAM

Kamis, 29 November 2018 | 14:34 WIB

Ilustrasi. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Warga mengeluhkan mahalnya tarif air pada PDAM Rembang yang meningkat drastis.

Peningkatan tarif tersebut justru tidak dibarengi dengan kualitas pelayanan yang baik. Beberapa hari terakhir, debit air yang mengalir terbilang rendah.

Hartiyono warga asal Kelurahan Sidowayah Kecamatan Rembang mengaku, tiga bulan terakhir tagihan air di rumahnya dianggap terlalu mahal, karena mencapai hampir Rp300 ribu per bulan.

“Padahal sebelumnya, tiap bulan hanya membayar tagihan air sekitar Rp70 ribu sampai Rp80 ribu. Sedangkan pemakaian air sama antara sebelum dan sesudah tagihan air tersebut naik,” ujarnya.

Hartiyono mengaku bahwa bak tampungan di rumahnya berukuran sedang dan perhitungannya tiap bulan tidak sampai menghabiskan 10 meter kubik air.

“Sampai tiga bulan terakhir ini saya belum bayar tagihan airnya. Pernah komplain kepada PDAM melalui petugas teknisnya namun belum ada tanggapan,” ungkapnya.

Pensiunan ASN ini berharap ada perbaikan sistem pada PDAM agar kejadian-kejadian seperti ini bisa dijelaskan kepada pelanggan.

“Jangan sampai pelanggan kecewa terhadap kinerja PDAM sehingga tidak percaya lagi. Secara pribadi saya juga mengevaluasi penggunaan air di rumah saya,” imbuhnya.

Menurutnya, penggunaan air di rumahnya sama seperti biasanya, tidak ada penggunaan berlebihan.

“Bahkan beberapa bulan terakhir ini, air yang keluar cukup kecil, tapi pembayarannya sangat besar,” tandasnya.

Hal sama juga dirasakan warga Sidowayah yang lain, Kemas Yazid Bustomi mengaku tagihan air dirumahnya satu bulan terakhir ini juga mengalami kenaikan dari Rp30 ribu per bulan menjadi Rp80 ribu per bulan.

“Iya naik (tagihan air, red.), sebelumnya Rp30 ribu per bulan ini Rp80 ribu per bulan. Minggu lalu air PDAM di rumah saya malah mati selama empat hari,” terangnya.

Sementara itu, Dirut PDAM Muhammad Affan, hingga Kamis (29/11/2018) siang belum memberikan keterangan resmi saat dihubungi oleh reporter mataairradio.com pada Rabu (28/11/2018) sore.

 

Penulis: Mohamad Siroju Munir
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan