Warga Geram Jalan Rusak di Sarang Ditanami Padi

Kamis, 7 Februari 2019 | 20:30 WIB

Kondisi Jalan Penghubung antara Desa Gunungmulyo-Sarang dengan Desa Mojokerto-Kragan yang rusak sudah diperbaiki dengan menggunakan tanah urug oleh Pemerintah Desa Setempat, pada Kamis (7/2/2019). Namun upaya tersebut masih bersifat sementara, sehingga rawan terjadi kerusakan lagi. (Foto: mataairradio.com)

SARANG, mataairradio.com – Warga Desa Gunungmulyo Kecamatan Sarang mengeluhkan kondisi jalan penghubung antara Desa Gunungmulyo dengan Desa Mojokerto Kecamatan Kragan yang dalam keadaan rusak parah.

Warga yang kesal lantaran kondisi jalan sepanjang 400 meter dengan lebar tiga meter yang dalam keadaan rusak tersebut melakukan aksi protes dengan menanami padi.

Salah satu warga setempat Lutfi mengungkapkan, kondisi jalan tersebut suadah selama satu tahun dalam keadaan rusak parah.

Ia juga mengungkapkan, berdasarkan informasi dari salah satu pemborong proyek perbaikan jalur tersebut, bahwa perbaikan jalan itu akan dilanjutkan pada pertengahan tahun antara bulan Juni dan Juli 2019 mendatang.

“Penanganan sementara sudah dilakukan oleh pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Gunungmulyo dengan memberikan tanah urug, sebagai upaya untuk mencegah kerusakan yang lebih parah,” ungkapnya.

Lutfi mengeluh karena jalanan tersebut berada tepat di depan rumahnya sehingga aktivitasnya terganggu.

“Semoga segera ada tindakan dari dinas terkait untuk memperbaikinya,” imbuhnya.

Jalaluddin Kepala Desa Gunungmulyo-Sarang menyatakan, bahwa jalan yang menghubungkan desanya dengan Desa Mojokerto merupakan jalan kabupaten yang kewenangannya berapa pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTaru) setempat.

“Sebagai bentuk tanggung jawab menjadi kepala desa, saya belikan tanah urug untuk mencegah biar kerusakannya tidak tambah parah,” tuturnya.

Ia berharap, jalan tersebut segera diperbaiki, karena jika tidak banyak warganya yang protes atas kerusakan jalan itu.

“Setiap musyawarah rencana pembangunan desa (Musrenbangdes), selalu saya sampaikan bahwa jalan ini tanggung jawabnya pemerintah kabupaten,” tandasnya.

Menurutnya, sempat ada gejolak dikalangan warga terkait kerusakan jalan tersebut, namun pihaknya tidak mempunyai wewenang untuk memperbaiki kerusakan jalan tersebut.

“Akibatnya ya ada beberapa warga yang menilai Pemdes Gunungmulyo gagal,” pungkasnya.

 

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan