Warga Ancam Golput, Jika Jalan Sumber Dicueki

Selasa, 4 Agustus 2015 | 18:29 WIB
Ilustrasi. (Foto: rising-above.com)

Ilustrasi. (Foto: rising-above.com)

 
SUMBER, mataairradio.com – Sejumlah warga di Kecamatan Sumber mengancam tidak akan menggunakan hak suaranya alias golput di Pilkada 9 Desember mendatang, apabila jalan di kecamatan mereka yang rusak masih dicueki atau belum diperbaiki.

Margono, warga di Desa Megulung mengatakan, golput bukan pilihan, melainkan keterpaksaan sebagai wujud protes terhadap pembangunan yang dinilai diskriminatif. Dia juga menyebut kejengahan warga sudah memuncak, karena banyaknya kecelakaan akibat jalan rusak.

“Puncak kejengahan warga itu ketika Lebaran kemarin. Sepekan ada empat orang yang kecelakaan di sebelah barat jembatan (Megulung) itu,” ungkapnya.

Menurutnya, kerusakan jalan sudah berlangsung setidaknya delapan tahun terakhir. Hingga saat ini, kerusakan jalan di beberapa titik seperti Sukorejo, Grawan, Megulung, hingga Krikilan, cukup parah. Jika pun diperbaiki, hanya sekadar saja.

Warga, kata Margono, menganggap pihak DPRD kurang peka terhadap keadaan masyarakat, terutama soal keluhan buruknya infrastruktur. Dia menilai, sering kali para anggota dewan baru bergerak, ketika masyarakat sudah banyak berkeluh kesah.

“Kalau Pemkab tidak mau dikesankan melakukan diskriminasi pembangunan, ya perbaiki lah jalan yang rusak. Ini sudah delapan tahun, jalan di Sumber tak tersentuh perbaikan. DPRD juga mestinya jemput bola. Tanya keluhan masyarakat. Geraknya, ketika warga sudah teriak. Buat apa,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengembangan dan Peningkatan Jalan Jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Rembang, Sigit Widyaksono, Selasa (4/8/2015) siang mengatakan, pihaknya baru dalam proses penyiapan pelaksanaan pembangunan di tahun ini.

“Tahapan yang sudah berjalan, sebatas survei-survei dan perencanaan, termasuk beberapa surat keputusan yang dibutuhkan,” bebernya.

Dia tidak berani memastikan ada atau tidak adanya item pembangunan jalan di poros Kecamatan Sumber, dengan dalih belum menerima mandat dari Pimpinan.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan