Usulan Bantuan Rumah Janda Miskin Korban Kebakaran Dikaji

Thursday, 4 February 2016 | 17:14 WIB
Penjabat Bupati Rembang Suko Mardiono memberikan bantuan uang tunai masing-masing Rp1juta kepada ketiga korban kebakaran di Desa Terjan Kecamatan Kragan, Kamis (4/2/2016) pagi. (Foto: Bagian Humas Setda Rembang)

Penjabat Bupati Rembang Suko Mardiono memberikan bantuan uang tunai masing-masing Rp1juta kepada ketiga korban kebakaran di Desa Terjan Kecamatan Kragan, Kamis (4/2/2016) pagi. (Foto: Bagian Humas Setda Rembang)

 

KRAGAN, mataairradio.com – Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang menyatakan mengkaji usulan bantuan rumah layak huni bagi dua janda korban kebakaran di Desa Terjan Kecamatan Kragan kepada Penjabat Sementara Bupati Suko Mardiono.

Pertimbangan BPBD ini setelah Pj Bupati juga sempat berpikir memberikan bantuan program rumah tak layak huni kepada korban.

Namun menurut Kepala Pelaksana Harian BPBD Rembang Suharso, ada yang mengganjal untuk bikin kajian usulan ini, yaitu status tanah yang merupakan aset desa.

“Karena kendala tersebut, kami akan membuat kajian secara lebih utuh setelah menerima surat permohonan dari pihak desa,” terangnya.

Tapi paling tidak pada Kamis (4/2/2016) pagi, Pj Bupati sudah meninjau korban kebakaran sebagai bentuk empati kepada warga miskin yang tertimpa musibah.

Suharso juga mengatakan, selama ini, belum pernah ada keluarga miskin korban kebakaran yang rumahnya ludes, yang dibantu pembuatan rumah baru oleh pemerintah kabupaten, termasuk melalui BPBD.

“Yang jamak, biasanya bantuan sembako serta perlengkapan keluarga dan pakaian,” ujarnya.

Bantuan uang tunai saja, BPBD nyaris tidak pernah memberikan kepada korban kebakaran. Jika pun ada uang tunai, itu karena BPBD datang bareng PMI.

“Palang Merah Indonesia yang biasa membantu korban kebakaran dengan uang tunai,” tandasnya.

Namun terhadap 3 korban kebakaran yang 2 di antaranya adalah janda miskin di Desa Terjan, Pj Bupati Rembang Suko Mardiono memberikan uang tunai masing-masing satu juta rupiah.

Suharso juga mengapresiasi kebersamaan warga yang bergotong-royong membersihkan lokasi kebakaran.

Tiga rumah, dua di antaranya milik janda tua miskin di wilayah RT 1 RW 1 Desa Terjan Kecamatan Kragan ludes terbakar pada Selasa malam 2 Februari lalu.

Tiga rumah itu milik Sarikah, Siti Rondhoh, dan Dasim. Khusus rumah milik Dasim, yang terbakar adalah rumah kandang ternak. Dua ekor anak kambing dan lima ekor ayam milik Dasim diketahui mati terpanggang.

Kebakaran terjadi diduga akibat lampu teplok di rumah Sarikah yang terjatuh, sehingga menyulut tumpukan kayu dan dinding rumah yang terbuat dari anyaman bambu.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan