Usai Nonton Konser Slank, L 300 Kecelakaan Maut

Senin, 18 Maret 2019 | 21:22 WIB

Mobil L 300 dengan nomor polisi S 8626 HH kecelakaan di jalur Pantura tepatnya masuk wilayah Desa Dresi Kulon Kecamatan Kaliori pada Ahad (17/3/2019). (Foto: mataairradio.com)

 

 

KALIORI, mataairradio.com – Kecelakaan maut terjadi di jalur Pantura tepatnya masuk wilayah Desa Dresi Kulon Kecamatan Kaliori pada Ahad (17/3/2019) sore atau pukul 16.00 waktu setempat.

Kecelakaan ini menimpa mobil colt bak terbuka L 300 yang ditumpangi 18 orang hingga terbalik dan menyebabkan seorang korban meninggal dunia.

Kanit Laka pada Satlantas Polres Rembang Ipda Ryan Mitha Pangesty menceritakan kronologi kejadiannya, semula mobil L 300 dengan nomor polisi S 8626 HH melaju dari arah barat ke timur, mobil yang dikendarai oleh MZS (17) warga Desa Bulujowo Kecamatan Bancar Kabupaten Tuban ini diduga menyalip kendaraan lain di depannya dari arah kiri. Namun mobil tersebut mendadak oleng ke kanan dan terbalik di tengah badan jalan.

Mitha memastikan yang bersangkutan belum mempunyai surat izin mengemudi (SIM), ia bersama rekan-rekannya baru saja pulang menonton pertunjukan grup band musik Slank di lapangan Simpang Lima Semarang dalam acara apel kebangsaan.

“Yang kami sayangkan, pengemudinya masih tergolong anak-anak,” ungkapnya.

Korban kecelakaan yang meninggal dunia adalah Syaifuddin (17) Warga Dukuh Muragan Kecamatan Pancur yang mengalami cedera parah di bagian kepala.

Sedangkan dua orang mengalami luka-luka adalah Syaiful Faruq (19) Warga Kragan dan Muhammad Sohib (16) Warga Bulujowo Kecamatan Bancar Kabupaten Tuban, dan yang lainnya selamat.

Insiden tersebut sempat membuat lalu lintas di sekitar TKP macet, karena banyak warga yang melihat apalagi mobil L 300 tersebut melintang di tengah jalan. Namun setelah beberapa waktu kondisi jalan berangsur-angsur pulih.

Saat ini MZS masih diamankan oleh pihak kepolisian, nantinya pihak Satlantas akan berkoordinasi dengan jajaran unit yang membidangi perlindungan anak untuk melakukan mediasi terlebih dahulu.

“Ini harus dilakukan gelar perkara agar bisa menentukan langkah selanjutnya,” tegasnya

Perempuan berkacamata ini mengimbau agar warga selalu berhati-hati dalam mengemudi, selalu cek kendaraan terlebih dahulu apabila akan pergi. Selain itu kelengkapan kendaraan seperti STNK, SIM juga perlu diperhatikan. Dikarenakan kondisi jalan yang banyak berlubang maka usahakan untuk mengemudi dengan pelan-pelan.

 

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Muhamad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan