Untuk SPBU, Pohon Palem Pemuda Ditebang Lagi

Senin, 28 September 2015 | 16:06 WIB
Pohon palem yang ditebang untuk kepentingan SPBU di kawasan Jalan Pemuda Rembang. (Foto: Pujianto)

Pohon palem yang ditebang untuk kepentingan SPBU di kawasan Jalan Pemuda Rembang. (Foto: Pujianto)

 
REMBANG, mataairradio.com – Deretan pohon palem di kawasan tepi Jalan Pemuda Rembang ditebang lagi. Kali ini 5 batang pohon palem ditebang guna kepentingan usaha stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di sebelah utara TK Negeri Rembang.

Kepala Bidang Tata Ruang dan Pertamanan pada Dinas Pekerjaan Umum Rembang Hendro Riyadi menyatakan, 5 batang pohon palem yang ditebang wajib diganti. Menebang satu wajib diganti tiga. Komitmen itu sudah disetujui oleh pihak SPBU.

“Tetapi penggantinya tidak mesti ditanam lagi di Jalan Pemuda. Bisa di ruas jalan lain yang dianggap memerlukan tambahan penghijauan,” katanya, Senin (28/9/2015) pagi.

Hendro menyebutkan, jenis tanaman pengganti yang ditebang, dipastikan tidak palem lagi, tetapi jenis sawo kecik atau tanaman lain seperti tanjung.

“Soal penanamannya, baru akan dilakukan nanti, ketika sudah musim penghujan,” tegasnya.

Selain komitmen berupa ganti tegakan, Hendro menegaskan pula, tidak ada kompensasi berupa uang. Misalnya per pohon dihargai sekian juta rupiah yang uangnya masuk ke kas daerah. Hal itu mengingat palem yang ditebang sudah berumur.

“Ada uang bensin, tetapi itu tidak seberapa. Untuk petugas yang di lapangan,” akunya.

Deretan pohon palem di sepanjang tepi Jalan Pemuda, sebelumnya juga ditebang, tetapi saat itu untuk kepentingan bangunan pertokoan.

September 2012 silam, ada belasan palem yang ditebang untuk bangunan pertokoan yang sekarang dipakai antara lain untuk kantor proyek Semen Gresik dan BCA.

Hendro menambahkan, penebangan pohon palem atau pohon lain di tepi jalan umum diperbolehkan selagi mendapat persetujuan dari Kepala DPU.

“Sebelum menebang, harus ada izin dari Kepala DPU,” imbuhnya.

Menurutnya, penebangan pohon di tepi jalan, tidak mesti karena kepentingan pertokoan atau usaha lain. Ada juga beberapa palem yang ditebang karena alasan keselamatan lantaran mengganggu kabel PLN.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan