Umi Jazilah Dihapus dari Bursa Cabup Koalisi Besar

Rabu, 24 Juni 2015 | 16:58 WIB
Umy Jazilah Isteri mantan Bupati Rembang Moch. Salim. (Foto: 2.bp.blogspot.com)

Umy Jazilah Isteri mantan Bupati Rembang Moch. Salim. (Foto: 2.bp.blogspot.com)

 
REMBANG, mataairradio.com – Nama istri mantan Bupati Rembang Moch Salim, Umi Jazilah dihapus dari bursa bakal calon bupati yang akan diusung oleh koalisi besar partai politik di Pilkada 2015. Juru bicara koalisi besar Tri Cahyo Rismawanto membebernya seusai rapat koalisi, Selasa (23/6/2015) malam.

“Bu Jazil memang didukung oleh internal partai serta yang diharapkan maju sebagai calon bupati oleh DPD Demokrat Jawa Tengah. Tetapi Pak Salim mungkin tidak memberikan restu lantaran dirinya kan masih di dalam (penjara), sehingga mungkin saja tidak rela membiarkan istrinya sendirian di Pilkada,” ungkapnya kepada mataairradio.

Sebagai gantinya, Cahyo yang juga seorang juru bicara Tim Pemenangan Pilkada dari Partai Demokrat mengungkapkan, partainya mengajukan nama Harno dan Kuntum Khairu Basa sebagai calon bupati serta Sunarto dan dokter Diah sebagai calon wakil bupati.

Selain menguak penghapusan nama Umi Jazilah Salim, rapat kedua koalisi besar juga mengungkap diajukannya nama Hamzah Fatoni sebagai calon bupati dan David Ciputra Cahyono sebagai calon wakil bupati oleh PKB.

“Sementara PDIP masih kukuh mengajukan nama Mas Ridwan sebagai calon wakil bupati,” katanya.

Begitu pun Partai Hanura yang memunculkan nama Ridwan untuk posisi yang sama. Lalu bagaimana dengan Gerindra? Menurut Cahyo, pada pertemuan Selasa (23/6/2015) malam itu, Ketua DPC Partai Gerindra Sumartono Rembang memang tidak hadir karena masih berada di Jakarta.

“Tetapi kami masih yakin Partai Gerindra tidak akan berpaling. Sebab malam itu, perwakilan dari Fraksi Partai Gerindra masih mengikuti pertemuan,” kata dia.

Diduga, dokter Diah adalah jago yang selama ini disimpan oleh Gerindra mengingat dia adalah putri dari tokoh kuat Gerindra Rembang, Agung Sukardiono, bos Koperasi Sumber Agung.

“Setelah rapat tahap kedua, koalisi besar akan kembali menggelar pertemuan lagi pada lima hari lagi. Fokusnya sudah mengarah kepada penyusunan parameter figur calon bupati yang tepat dan potensial memenangkan pertarungan,” imbuhnya.

Dari perkembangan peta perpolitikan saat ini, Pilkada Rembang memberikan peluang “head to head” antara pasangan yang diusung koalisi besar dengan calon perseorangan Abdul Hafidz-Bayu Andriyanto. Namun pihak PPP selaku partai pro Hafidz-Bayu, menilai koalisi besar rentan bubar di tengah jalan.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan