Ujian Nasional Dihapus, Sejumlah Kalangan Beri Tanggapan

Jumat, 13 Desember 2019 | 13:21 WIB

Ilustrasi.

 

 

REMBANG, mataairradio.com – Keputusan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim yang akan menghapus ujian nasional pada tahun 2021 mendatang mendapatkan banyak tanggapan dari berbagai kalangan baik yang pro maupun kontra.

Menurut Nadiem, Ujian Nasional dianggap kurang ideal untuk mengukur prestasi belajar. Materi UN juga terlalu padat, sehingga cenderung berfokus pada hafalan, bukan kompetensi. Format UN yang berjalan selama ini tidak memberikan hasil seperti yang diharapkan.

Selain itu, hasil UN selama ini fokusnya lebih pada menilai penguasaan materi. Padahal sistem penilaian pendidikan seharusnya melihat kompetensi dasar pelajar. Oleh sebab itu, ia ingin mengganti sistem penilaian pendidikan menggunakan asesmen kompetensi minimum dan survei karakter.

Ahmad Sururi Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Rembang menyatakan kurang setuju jika UN dihapuskan. Pasalnya UN dipakai sebagai indikator dan juga evaluasi hasil belajar siswa. Menurutnya, bentuk dari UN saja yang dirubah namun jangan dihapuskan.

Misalnya, soal dari UN yang merupakan pilihan ganda dirubah menjadi soal essay sehingga pengetahuan dan penalaran siswa bisa diketahui.

“Kalau dihapus sebenarnya saya tidak setuju, mungkin dirubah begitu format soalnya. Misal awalnya soal pilihan ganda dirubah menjadi soal essay. Sebab UN itu sebagai salah satu alat untuk evaluasi pengetahuan siswa,” ungkapnya.

Zidni Ulum Mubarok salah seorang siswa di SMK Muhammadiyyah Pamotan setuju dengan penghapusan UN. Menurutnya pelaksanaan UN sekedar formalitas selama ini. Hasilnya pun tidak berefek besar pada kelulusan siswa.

Sementara itu, Ainun Najib salah seorang mahasiswa asal Pamotan menyayangkan mengapa kebijakan tersebut baru keluar sekarang, sehingga dirinya tidak dapat merasakan kebijakan yang dianggapnya bagus.

“Kok gak dari dulu saja UN dihapus. Jadi kita dapat ikut merasakan dampak kebijakannya, Lha ini kita sudah lulus sekolah,” Pungkasnya.

Penulis : Mohammad Siroju Munir
Editor : Mohammad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan