Truk Pikap Tabrak Satu Keluarga, Satu Tewas

Thursday, 21 May 2015 | 17:42 WIB
Kawasan tikungan Bonang Lasem. (Foto: Rif)

Kawasan tikungan Bonang Lasem. (Foto: Rif)

 
LASEM, mataairradio.com – Diduga kehilangan keseimbangan karena tak menguasai setir, pengemudi truk pikap menabrak satu keluarga yang menunggang sepeda motor di Jalan Pantura, dekat tikungan Binangun Kecamatan Lasem, Kamis (21/5/2015) pagi sekitar pukul 09.30 WIB.

Satu orang tewas, yakni pengendara sepeda motor bernama Suyono (35) warga Desa Binangun.

Mulanya, Suyono mengendarai Honda Vario K 5046 TM dengan memboncengkan istinya Yulianti (28) dan seorang anaknya.

Tetapi dari arah barat atau arah berlawanan, melaju kencang truk pikap K 1839 QH.

Diduga tak mengusai setir akibat melaju terlalu kencang, truk yang dikemudikan oleh Supriyadi (38) warga Agungmulyo Kecamatan Juwana-Pati oleng ke kanan, sehingga menabrak korban.

Kepala Pos Lasem Aiptu Heri Yulianto menuturkan, pengendara motor tewas, sedangkan pemboncengnya luka-luka.

“Pengendara meninggal saat hendak dibawa ke puskesmas. Pembonceng yang perempuan, luka-luka. Anaknya selamat,” ujarnya.

Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, kecelakaan mutlak karena kelalaian sopir truk.

Meskipun sudah mendekati tikungan, tetapi pengemudi tidak segera mengurangi kecepatan.

“Kami mednuga sopir truk tidak mengantuk. Terlebih kejadian kecelakaan itu masih pagi,” katanya.

Kepala Pos Lasem juga menduga, ketidaksegeraan sopir untuk mengurangi kecepatan lantaran tikungan Binangun terbilang semu.

“Tampak tidak menikung, padahal sejatinya tikungan tajam,” katanya.

Soal posisi sepeda motor, polisi menilai sudah berada di jalannya sendiri.

Untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, misalnya aksi anarkhis warga, sopir truk diamankan di Makolantas Polres Rembang.

Namun truk dan Vario korban diamankan di Pos Lasem.

Menurut Informasi, truk tersebut rencananya akan mengambil benur atau benih udang di Bulu, Tuban.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan