Truk Gandeng Oleng Tabrak Truk Parkir, Satu Tewas

Kamis, 11 Desember 2014 | 16:12 WIB
Sebuah truk gandeng menabrak dari belakang truk parkir di tepi Jalan Gajahmada, depan SPBU Gajahmada, masuk wilayah Desa Banyudono Kecamatan Kaliori pada Kamis (11/12/2014) pukul 03.30 WIB dini hari. (Foto:Pujanto)

Sebuah truk gandeng menabrak dari belakang truk parkir di tepi Jalan Gajahmada, depan SPBU Gajahmada, masuk wilayah Desa Banyudono Kecamatan Kaliori pada Kamis (11/12/2014) pukul 03.30 WIB dini hari. (Foto:Pujanto)

 

KALIORI, mataairradio.com – Satu orang tewas dan satu orang lainnya luka-luka setelah sebuah truk gandeng menabrak dari belakang truk parkir di tepi Jalan Gajahmada, depan SPBU Gajahmada, masuk wilayah Desa Banyudono Kecamatan Kaliori pada Kamis (11/12/2014) pukul 03.30 WIB dini hari.

Korban tewas adalah kenek truk gandeng yang teridentifikasi bernama Suryo Budi, usia 45 tahun, warga Perumahan Tegal Besar Kecamatan Talangsari Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sementara korban luka adalah sopir truk gandeng, bernama Sugianto, usia 54 tahu, warga Gebang Kabupaten Jember.

Truk gandeng awalnya melaju dari arah timur hendak menuju barat. Sesampainya di lokasi kejadian, truk gandeng penuh muatan bernomor polisi P 8720 US, tiba-tiba oleng ke kiri dan menabrak truk parkir di tepi jalan.

Akibat kecelakaan itu, sopir truk gandeng menderita luka robek tangan kiri dan kini dirawat di RSUD dr R Soetrasno, sedangkan keneknya tewas akibat luka patah terbuka di telapak kaki kanan dan robek di bagian punggung.

“Kami mengindikasikan sopir truk gandeng mengantuk. Namun kami belum dapat mengorek keterangan dari sopir karena masih trauma,” ungkap Kepala Unit Kecelakaan Satlantas Polres Rembang Iptu Muhammad Ismail.

Sementara itu, truk yang diparkir di tepi Jalan Gajahmada diketahui dikemudikan oleh Heri Purnomo, warga Desa Kaliputu Kecamatan Kudus Kabupaten Kudus. Yang bersangkutan parkir sejenak di depan SPBU karena ingin istirahat sejenak.

Iptu Muhammad Ismail mengaku sedang memeriksa sopir truk pengangkut tepung yang parkir itu. Pihaknya juga sudah memanggil petugas Satpam SPBU Gajahmada untuk diberi arahan.

“Kami meminta kepada satpam agar truk yang parkir, diarahkan masuk saja ke areal SPBU. Namun sejumlah pengemudi ditengarai membandel. Padahal pada jam di bawah pukul 03.00 WIB, merupakan waktu rawan. Apalagi jalanan Pantura yang kini halus dan lebar, seakan memberi ruang bagi sopir untuk memacu armadanya,” tandasnya.

Hingga Kamis (11/12/2014) pagi, truk gandeng warna oranye belum dievakuasi dari lokasi kejadian. Sejumlah warga di lokasi kejadian berharap polisi bisa tegas dalam menertibkan truk yang parkir di tepi jalan karena membahayakan pengguna jalan lainnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan