Truk Berat masih Lintasi Kota, Komitmen Petugas Dipertanyakan

Jumat, 7 Juli 2017 | 20:14 WIB

Truk angkutan berat masih melintas di Jalan Pemuda Rembang, Kamis 6 Juli 2017. (Foto: mataairradio.com)

 

KOTA, mataairradio.com – Sejumlah truk bertonase delapan ton lebih terpantau masih nekat melintas di ruas jalan dalam kota, tepatnya di Jalan Kartini dan Pemuda Rembang, padahal aturan sudah jelas melarang.

Komitmen petugas dalam menegakkan aturan pun dipertanyakan, mengingat di sepanjang Jalan Kartini hingga Pemuda, terdapat dua pos polisi lalu lintas masing-masing di kawasan Perempatan Jaeni dan eks stasiun.

Apalagi truk yang kedapatan masih nekat melintas beroperasi pada jam sibuk, sehingga berpotensi membahayakan pengendara lain, terlebih pernah ada kasus truk rem blong menabrak tiga pemotor di ruas tersebut.

Sutriman, seorang juru parkir di Jalan Pemuda membenarkan masih ada truk muatan berat yang nekat melintas di jalanan setempat dan Jalan Kartini, meskipun jumlahnya tidak banyak dan ada beberapa saja tiap harinya.

“Aturannya memang truk tidak boleh melintas di jalan ini. Saya tidak tahu alasannya mengapa masih ada beberapa yang nekat melintas. Seharusnya sesuai aturan, truk memang tidak boleh melintas dalam kota,” katanya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang, Suyono menyatakan tidak pernah memberikan izin khusus kepada awak truk untuk melintas di Jalan Pemuda atau Kartini, sehingga jika ada truk melintas, maka itu pelanggaran.

Dinas Perhubungan enggan disebut kurang tegas menerapkan aturan larangan truk melintas dalam kota. Pasalnya, dengan sudah adanya rambu lalu lintas yang terpasang, para sopir truk pemilik SIM paham dan mentaatitnya.

“Selama ini jika ada yang melanggar ditilang oleh Satlantas, coba tanyakan ke Satlantas. Kami sudah memasang tanda larangan melintas di dua tempat, dan akan kami telah perbesar ukurannya,” katanya.

Kanit Operasi Satlantas Polres Rembang Iptu Sulkan Mulyadi juga menyatakan, tidak pernah memberikan izin khusus bagi truk muatan berat melintas di Jalan Pemuda dan Kartini.

Mengenai masih lolosnya truk dari Pos Lantas, ia menyatakan akan segera melakukan pengecekan terhadap petugas piket, sekaligus meminta adanya peningkatan pengawasan.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan