Target Peningkatan 10 Persen Transaksi Rembang Expo Tak Tercapai

Sunday, 22 June 2014 | 17:16 WIB
Plt Asisten II Bidang Perekonomian Sekda Rembang Abdullah Zawawi.

Plt Asisten II Bidang Perekonomian Sekda Rembang Abdullah Zawawi.

REMBANG, MataAirRadio.net – Pameran dagang, industri, dan usaha mikro-kecil menengah bertajuk Rembang Expo 2014 telah berakhir 21 Juni kemarin. Target peningkatan sebesar 10 persen nilai transaksi dari pameran yang sama pada tahun lalu, tidak tercapai.

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kabupaten Rembang selaku penyelenggara pameran tersebut melaporkan bahwa nilai transaksi baik tunai maupun order hanya mengalami kenaikan masing-masing sebesar empat persen dan tujuh persen.

Sekretaris Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Rembang FX Setyadi menyebutkan, nilai transaksi tunai pada Rembang Expo 2014 hanya mencapai Rp2,5 miliar atau naik Rp100 juta saja dari capaian tahun 2013. Transaksi order pun hanya naik Rp150 juta menjadi Rp2,25 miliar.

Sementara jumlah pengunjung meningkat 5.000 orang, atau dari 120.000 menjadi 125.000 pengunjung alias naik empat persen. Menurut ia, masa liburan sekolah dan peningkatan pendapatan masyarakat berpengaruh terhadap peningkatan transaksi, meski tidak sampai 10 persen.

Plt Asisten II Bidang Perekonomian Sekda Rembang Abdullah Zawawi meminta kepada pihak Dinperindagkop dan UMKM untuk melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan Rembang Expo 2014. Zawawi berharap, pelaksanaan pameran ini bisa lebih bermutu pada tahun depan.

Dia yang saat penutupan Rembang Expo 2014 hadir mewakili Plt Bupati juga meminta kepada pelaku bisnis, termasuk UMKM dan koperasi untuk lebih aktif dan selektif dalam menampilkan mutu, desain, dan nilai jual produk. Ini penting agar konsumen bangga bertransaksi.

Menurutnya, Rembang Expo turut memberikan kontribusi terhadap produk perekonomian. Antusiasme pengunjung menandakan Rembang Expo diminati oleh pelaku usaha. Mereka menilai “event” pameran ini cocok untuk promosi dan pemasaran produk.

Rembang Expo 2014 berbeda dari tahun sebelumnya. Tahun ini, Rembang Expo dikerjakan secara kontraktual dengan pihak ketiga, CV Putra Pramudya atau 2P dari Semarang. Sementara tahun lalu, pihak Disperindagkop menunjuk “event organizer”.

Kepala Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Rembang Muntoha menyebut, nilai kontrak pengerjaan Rembang Expo 2014 sekitar Rp170 juta lebih. Sementara total anggaran dari APBD Kabupaten untuk penyelenggaraan pameran dagang tahunan ini mencapai Rp200 juta. (Pujianto)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan