Berhenti di Depan Trailer Mengantre, Sunardi Tewas Keseruduk

Rabu, 11 Juni 2014 | 00:30 WIB
Sunardi tewas akibat keseruduk truk trailer di Jalan Pantura bilangan Masjid Al-Hikmah Desa Pandangan Kulon Kecamatan Kragan, Selasa (10/9) sekitar jam 12 siang. (Foto:Citizen)

Sunardi tewas akibat keseruduk truk trailer di Jalan Pantura bilangan Masjid Al-Hikmah Desa Pandangan Kulon Kecamatan Kragan, Selasa (10/9) sekitar jam 12 siang. (Foto:Citizen)

KRAGAN, MataAirRadio.net – Seorang pesepeda motor tewas akibat keseruduk truk trailer di Jalan Pantura bilangan Masjid Al-Hikmah Desa Pandangan Kulon Kecamatan Kragan, Selasa (10/9) sekitar jam 12 siang. Korban adalah Sunardi (35), warga Desa Sendangwaru Kecamatan Kragan.

Awalnya, korban yang mengendarai Honda Astrea Grand K 5068 ED, berada di deretan truk yang mengantre karena arus lalu lintas di jalur itu tersendat. Sunardi berhenti di depan truk trailer bernomor polisi H 1917 BS.

Posisi berhenti korban, terlalu dekat dengan trailer, sehingga sopir truk tidak mengetahui kalau ada sepeda motor di depannya. Maka begitu truk kembali melaju, Sunardi keseruduk berikut kendaraannya.

Kanitlaka Satlantas Polres Rembang Iptu Muhammad Ismail mengatakan, sopir truk trailer tidak sedang mengantuk dan geragapan ketika kembali melaju sehingga menabrak sepeda motor di depannya. Sopir trailer tidak menyadari ada kendaraan di depannya.

Akibat keseruduk, korban mengalami luka berat di bagian kepala serta patah pada leher dan punggung. Korban sempat dilarikan ke Unit Gawat Darurat Puskesmas Kragan II untuk mendapat pertolongan medis. Namun nyawa korban tak terselamatkan.

Korban diketahui mengenakan topi ketika berkendara. Polisi pun mengamankan kendaraan korban serta truk trailer serta sopir truk yang bernama M Sholeh (23), warga Desa Jolotundo Kecamatan Lasem, ke Pos Lalu Lintas Lasem.

Dari kasus kecelakaan ini, Kanitlaka Muhammad Ismail berharap kepada pengendara maupun pengemudi agar lebih waspada dan fokus saat berhenti maupun melajukan kendaraan. Polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus kecelakaan ini.

Sementara itu, jenazah Sunardi langsung dibawa ke rumah duka di RT 1 RW 3 Desa Sendangwaru Kecamatan Kragan. Korban dimakamkan pada Selasa (10/9) petang. Adapun ketersendatan arus lalu lintas di wilayah timur Kabupaten Rembang terjadi bukan akibat perbaikan jalan, melainkan karena kepadatan kendaraan. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan