Trailer Menyalip Tabrak Sepeda Motor, Satu Tewas

Rabu, 13 Agustus 2014 | 17:44 WIB
Sepeda motor jenis Honda Astrea Grand milik korban masuk ke kolong truk trailer pada kecelakaan di Jalan Pantura Pasarbanggi, Rabu (13/8) siang. (Foto: Pujianto)

Sepeda motor jenis Honda Astrea Grand milik korban masuk ke kolong truk trailer pada kecelakaan di Jalan Pantura Pasarbanggi, Rabu (13/8) siang. (Foto: Pujianto)

REMBANG, MataAirRadio.net – Seorang pembonceng sepeda motor tewas kecelakaan setelah ditabrak truk trailer yang menyalip truk boks yang melaju di depannya, di ruas Jalan Pantura, wilayah Desa Pasarbanggi Kecamatan Rembang, Rabu (13/8)P sekitar jam setengah dua siang.

Ketiga kendaraan berjalan beriringan dari arah barat menuju timur. Sepeda motor paling depan, sedangkan persis di belakangnya adalah truk boks, dan truk trailer melaju di paling belakang.

Namun sesampainya di lokasi kejadian, trailer jenis Nissan bernomor polisi B 9938 UYV ini, menyalip truk boks. Tak tahunya, sepeda motor yang melaju di depan truk boks, membelok ke kanan atau ke arah selatan, pada saat yang bersamaan.

“Karena jarak yang sudah terlalu dekat, terjadilah kecelakaan antara pesepeda motor dengan truk trailer,” beber Kepala Unit Kecelakaan Satlantas Polres Rembang Iptu Muhammad Ismail.

Pengendara sepeda motor jenis Astrea Grand bernomor polisi K 3130 OA mengalami luka ringan pada bagian kepala dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan secara medik. Sementara pemboncengnya, tewas akibat luka berat pada kaki bagian kiri dan cedera berat di kepala.

“Aris Setyo Ardiansyah (25) yang mengendarai selamat meski menderita luka di kepala. Namun Didik Murtiono (39), tidak berhasil diselamatkan akibat luka berat di kepala dan patah kaki kiri. Aris warga Gendeng Porong Sidoarjo, sedangkan Didik, warga Bendulmerisi Wonocolo Surabaya,” kata Ismail.

Hingga Rabu (13/8) sore, polisi masih memeriksa sopir truk trailer di Makolantas Polres Rembang. Yang bersangkutan belum ditetapkan sebagai tersangka dari kasus kecelakaan tersebut.

“Pengemudi trailer kita amankan dan masih kita periksa. Belum kami tetapkan sebagai tersangka. Keterangan sementara yang kita himpun dari saksi, sopir trailer menyalip diduga tanpa berhitung jarak aman kendaraan di depannya. Kalau truk boks-nya tidak terlibat sebagai pemicu,” katanya. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan