TNI AL Rembang Ringkus Sepuluh Orang Penambang Pasir Laut

Rabu, 1 Agustus 2018 | 17:50 WIB

Komandan Pos TNI Angkatan Laut Rembang, Lettu Hartono, saat berbincang dengan reporter mataairradio.com, Selasa, (31/7/2108) siang. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Anggota Pos TNI Angkatan Laut Rembang berhasil meringkus sepuluh orang penambang pasir laut di sepanjang Pantai Kragan hingga Pantai Tambakboyo, Tuban-Jawa Timur.

Komandan Pos TNI Angkatan Laut Rembang Lettu Hatono mengatakan, penangkapan dilakukan saat Anggota Pos TNI Angkatan Laut Rembang melakukan patroli selama tiga bulan terakhir ini.

“Untuk memberikan efek jera, sepuluh orang penambang itu, kami beri hukuman menanam 15 ribu pohon cemara di wilayah Pantai Kragan hingga Tambakboyo-Tuban.

Selain sebagai hukuman, penanaman 15 ribu pohon cemara laut juga untuk mencegah abrasi pantai akibat penambangan pasir,” ujarnya.

Ia menyebutkan, dari sepuluh penambang pasir laut yang tertangkap kebanyakan diantaranya merupakan warga yang berasal dari Kecamatan Sarang.

Pasir hasil penambangan biasanya dijual kepada warga untuk dijadikan sebagai tanah uruk saat membangun rumah.

“Selain itu juga digunakan sebagai bahan untuk proses sandblasting kapal. Untuk menghilangkan kotoran pada bodi bagian bawah kapal, sebelum dicat,” imbuhnya.

Berdasarkan informasi dari Pos TNI Angkatan Laut Rembang, aktifitas pengambilan pasir laut di wilayah pantai Rembang dan Tuban sudah mulai berkurang, sejak pihaknya rutin melakukan operasi.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan