Tingkat Kesadaran Masyarakat Laporkan SPT di Rembang Rendah

Rabu, 28 Agustus 2019 | 19:33 WIB

Kantor KP2KP Rembang menggelar edukasi dan pelayanan kepada wajib pajak pribadi di Pendopo Kecamatan Rembang, mulai 27-29 Agustus 2019 mulai pukul 09.00 sampai 13.00. (Foto: mataairradio.com)


REMBANG, mataairradio.com – Tingkat kesadaran masyarakat untuk laporkan surat pemberitahuan tahunan (SPT) ke Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Kabupaten Rembang Rendah.

Hal itu membuat pihak Kantor KP2KP Rembang menggelar edukasi dan pelayanan kepada wajib pajak pribadi. Edukasi dan pelayanan ini digelar mulai 27-29 Agustus 2019 mulai pukul 09.00 sampai 13.00 waktu setempat di Pendapa Kantor Kecamatan Rembang.

Kepala KP2KP Kabupaten Rembang Tulus Danarta menjelaskan, kegiatan ini bertujuan agar masyarakat Rembang yang sudah mempunyai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) melaporkan SPT kepada pihak KP2KP.

Di Kecamatan Rembang Tulus menarget dua ribu orang yang sudah mempunyai NPWP bakal mendapatkan edukasi dan pelayanan pajak, melalui program yang digelar selama tiga hari tersebut.

Melalui program tersebut, masyarakat bisa mengetahui apa saja yang harus dilaporkan dalam SPT. Seperti jumlah anggota keluarga, utang akhir tahun, jumlah harta akhir tahun, serta penghasilan selama setahun, sehingga yang bersangkutan dapat menghitung sendiri berapa pajak yang ditanggung.

“Ini juga dalam rangka kita mendekatkan diri ke masyarakat, untuk kecamatan lain nanti bertahap dimulai dari Kecamatan Rembang dulu. Kita sistemnya jemput bola,” ungkapnya.

Tulus menambahkan jika wajib pajak tidak atau belum membayar kewajibannya, tentu ada sanksi yang sudah diatur dalam ketentuan yang lain. Dirinya menjelaskan bahwa salah satu penghasilan negara berasal dari pajak sehingga sebagai warga negara yang baik harus taat membayar pajak.

Jumlah wajib pajak pribadi di Kabupaten Rembang sendiri sekitar 17 ribu pada tahun 2019, sedangkan wajib pajak lembaga ada 1.300-an badan atau lembaga.

“Silahkan masyarakat Rembang datang ke Pendopo Kecamatan, kita akan melayani dan mengedukasi sehingga bisa menghitung sendiri pajak yang ditangung,” pungkasnya.

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



One comment
  1. julian

    September 5, 2019 at 1:55 pm

    Semua wilayah sama, contoh konveksi kaos jogja saja juga rendah pada ga mau bayar juga

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan