Tersisa Persoalan Jelang Pindahan Pedagang Pasar Sarang

Selasa, 25 April 2017 | 15:17 WIB

Bupati Rembang Abdul Hafidz meninjau Pasar Sarang menjelang peresmian pada 29 April 2017, Selasa (25/4/2017). (Foto: mataairradio.com)

 

SARANG, mataairradio.com – 300-an orang pedagang di Pasar Sarang bersiap pindahan ke pasar yang baru saja dibangun dengan anggaran Rp9 miliar lebih.

Sebelumnya, mereka berdagang di tempat relokasi sementara, kawasan Lapangan Sendangmulyo kecamatan setempat. Pasar baru diresmikan Sabtu (29/4/2017).

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Sarang Asmuin membenarkan pindahan pedagang dari tempat relokasi ke pasar baru akan dilakukan pada Sabtu mendatang.

Namun pada Selasa (25/4/2017), mencuat persoalan. Rolling door penyekat los yang menurut rencana berketebalan 0,8 centimeter, nyatanya hanya 0,6 centi.

“Penyekat itu dibuat secara swadaya oleh pedagang, tetapi menggunakan jasa rekanan. Penyekat itu kesepakatan pedagang dengan paguyuban,” katanya.

Bupati Rembang Abdul Hafidz yang kebetulan meninjau Pasar Sarang menjelang peresmian pada 29 April 2017 ikut menengahi masalah rolling door tersebut.

“Pemkab akan melakukan semacam uji petik. Jika benar tidak sesuai RAB, maka pihak pemborong kami minta bertanggungjawab menggantinya,” katanya.

Menurutnya, selain persoalan rolling door yang bukan merupakan tanggung jawab langsung Pemerintah, tidak ada persoalan lain jelang acara pindahan pedagang.

“Dari Pemerintah, ada tiga jenis fasilitas bagi pedagang, yaitu kios, los, dan lesehan. Itu kita berikan secara free, tanpa pungutan serupiah pun,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, ia menginginkan agar para pedagang menata tempat mereka berjualan sesuai dengan ketentuan. Ia mempersilakan para pedagang pindahan.

“Pembangunan pasar sudah selesai. Namun karena pedagang dan paguyuban sepakat mengembangkan lebih baik lagi, maka pengerjaan sekat los dibikin sendiri,” katanya.

Bupati tidak sendirian meninjau Pasar Sarang. Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Rembang dan sejumlah anggota Komisi B DPRD, ikut serta.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan