Terpilih Sebagai Desa Anti Politik Uang, Kades Pandangan Wetan Imbau Masyarakat Cerdas Memilih

Selasa, 5 November 2019 | 13:54 WIB

Deklarasi Desa Anti Politik Uang di Desa Pandangan Wetan pada Senin, 4 November 2019. (Foto: Bawaslu Rembang)

REMBANG, mataairradio.com – Terpilihnya Desa Pandangan Wetan Kecamatan Kragan menjadi salah satu contoh desa anti politik uang oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rembang patut diapresiasi.

Pasalnya, selama selama dua kali pemilihan kepala desa (Pilkades di desa ini, calon kepala desa (Cakades) sama sekali tidak mengeluarkan uang untuk membeli suara warga. Dan partisipasi masyarakat sendiri pada waktu Pilkades mencapai 80 persen.

Kades Pandangan Wetan Eko Sugeng Waluyo mengaku bangga desanya menjadi salah satu percontohan oleh Bawaslu sebagai desa anti politik uang. Saat kontestasi berlangsung, dirinya meyatakan pada masyarakat bahwa tidak akan menggunakan uang untuk membeli suara. Kalau dianggap mampu memimpin silahkan dipilih namun jika tidak, jangan dipilih.

“Ya saya katakan kepada warga Mas, kalau dipercaya ya monggo dipilih. Namun jika tidak ya silahkan pilih yang lain. Dan alhamdulillah ternyata warga masih percaya sama saya. Dan akan saya buktikan dengan kinerja,” ungkapnya.

Desa Pendangan Wetan memang tidak ikut dalam gelaran Pilkades serentak 6 November 2019 mendatang. Untuk masyarakat yang mengikuti proses demokrasi tingkat desa di Rembang, Eko mengimbau untuk menjadi pemilih yang cerdas dengan melihat visi misi calon kepala desa bukan melihat berapa jumlah isi amplop yang dibagi.

“Harapannya masyarakat bisa cerdas dalam memilih Mas, apalagi Pilkades serentak ini kan bisa jadi pembelajaran,” pungkasnya.

Komisioner Bawaslu Dhofarul Muttaqin menyatakan pihaknya menunjuk tiga desa di Kabupaten Rembang sebagai desa anti politik uang. Penunjukan desa tersebut sudah melalui seleksi dan penilaian dari tim Bawaslu.

Salah satu indikator penilaian diantaranya dalam gelaran Pilkades ada komitmen dari panitia dan calon untuk tidak menggunakan uang dengan alasan apapun dalam Pilkades.

Ketiga desa tersebut yaitu Desa Pandangan Wetan dan Desa Kebloran keduanya berada di Kecamatan Kragan serta Desa Bangunrejo Kecamatan Pamotan.

“Selain desa anti politik uang kami (Bawaslu) juga membentuk desa pengawasan,” pungkasnya.

Penulis : Mohammad Siroju Munir
Editor: Mohammad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan