Diduga Hipotensi, Indra Terpeleset dan Tewas Tenggelam di Kolam

Rabu, 28 Mei 2014 | 14:14 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi


LASEM, MataAirRadio.net –
Seorang pemuda Dukuh Ngadangan Desa Selopuro Kecamatan Lasem dilaporkan tewas tenggelam, Selasa (27/5) malam. Diduga korban jatuh terpeleset ke kolam pemancingan milik pamannya akibat hipotensi atau tekanan darah rendah.

Korban yang bernama Indra Prapsanto (19) ini, masih diketahui bermain di sekitar kolam ikan milik Hartono sekitar jam tiga sore. Namun mendekati senja, korban tak kunjung pulang. Keluarga curiga Indra tenggelam begitu mendapati ponsel korban tergeletak di bibir kolam.

Setelah dilakukan pencarian, korban berhasil ditemukan dalam kondisi telah tak lagi bernyawa pada sekitar lepas isya. Kapolsek Lasem Iptu Muhammad Syuhada menyatakan, Indra diduga kuat terpeleset akibat hipotensi dan tidak bisa berenang sehingga tenggelam dan tewas.

Meski pihak keluarga sempat menolak pemeriksaan dokter, polisi tetap melakukan visum terhadap korban. Begitu tim dokter menyatakan tidak ada tanda bekas kekerasan benda tumpul atau tajam, jenazah Indra baru diserahkan ke pihak keluarga.

Kolam pemancingan milik Hartono ini berkedalaman sekitar tiga meter. Indra merupakan anak terakhir dari empat bersaudara. Sehari-hari korban dikenal cukup pendiam. Polisi juga sempat mengecek ponsel korban, khawatir ada intimidasi atau depresi akibat persoalan lain.

Setelah kejadian ini, kolam pemancingan yang baru akan beroperasi ini bakal ditutup oleh pemiliknya. Kapolsek Lasem berharap agar para orang tua memberikan pengawasan pada anaknya, kendati sudah beranjak dewasa ketika bermain di tepi kolam atau embung.

Apalagi jika yang bersangkutan tidak bisa berenang. Iptu Muhammad Syuhada meminta warga agar memastikan ada teman atau dampingan dari orang yang lebih tua dan bisa merenang, jika mengizinkan anak bermain air di kolam.

Rabu (28/5) pagi, jenazah korban sudah dimakamkan. Keluarga yang tinggal satu kompleks dengan kolam pemancingan mengaku terpukul atas kejadian ini. Mereka mengaku tidak memiliki firasat khusus terhadap kepulangan Indra ke pangkuan sang Pencipta. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan