Terkendala Anggaran, Stiker Pada Angkot belum Ditertibkan

Senin, 11 Februari 2019 | 22:03 WIB

Alat peraga kampanye yang ditempelkan pada kendaraan angkutan umum di depan smp pamotan, Minggu (10/2/2019). (Foto: mataairradio.com)

 

 

PAMOTAN, mataairradio.com – Warga mengeluhkan banyaknya stiker Caleg dan juga Parpol yang tertempel pada mobil pelat kuning atau angkutan umum di sekitar wilayah Pamotan.

A Fuadi warga setempat mengaku risih dengan penempelan stiker tersebut, apalagi hal tersebut menurut peraturan adalah salah pelanggaran dalam kampanye.

Apalagi musim kampanye menjelang 17 April 2019 ini disetiap sudut jalan sangat banyak bertebaran spanduk dan baliho Caleg dari berbagai Parpol. Ia berharap para Caleg jangan hanya pasang gambar saja namun menjelaskan juga program yang akan di perjuangkan.

Jadi jangan hanya sekedar pasang gambar saja, apalagi ditempel pada angkutan umum. Dirinya juga meminta kepada Panwascam Pamotan untuk pro aktif dalam hal penertiban, jangan hanya ketika ada laporan baru ditertibkan.

“Panwascam Pamotan harus segera menegur dan menertibkan stiker itu,” tegasnya.

Samsul Maarif Panwascam Pamotan saat dikonfirmasi menyatakan bahwa para pemilik kendaraan pelat kuning sudah ditegur pada Oktober 2018 lalu. Namun ia mengaku memang belum ada teguran lagi sejak itu.

Dirinya menegaskan bahwa rencana penertiban masih menunggu anggaran karena melibatkan pihak luar dalam hal ini Satlantas, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP sehingga pihak Panwasca yang harus mengfasilitasi.

“Pelanggaran APK adalah masalah klasik yang tidak ada habisnya Mas, karena tiap ditertibkan pasti muncul kembali,” ungkapnya

Sementara itu Komisioner Bawaslu Rembang Amin Fauzi menegaskan bahwa penempelan stiker pada mobil pelat kuning adalah sebuah pelanggaran karena merupakan mobil umum, namun jika mobil pribadi maka hal tersebut diperbolehkan.

Pihaknya beberapa waktu lalu sudah pernah sosialisasi kepada beberapa pihak terkait dalam hal ini Satlantas, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP bahwa penempelan tersebut adalah sebuah pelanggaran dalam kampanye.

“Sudah kita sosialisasikan beberapa waktu lalu Mas,” Pungkasnya.

 

 

Penulis: Mohamad Siroju Munir
Editor: Mohamad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan