Terjatuh saat Melaut, Nelayan Plawangan belum Ditemukan

Jumat, 18 Mei 2018 | 11:30 WIB

Rapat koordinasi BPBD Kabupaten Rembang dengan pihak KUD Mina Rahayu, Kades Plawangan, Kades Kebloran, dan keluarga, terkait pencarian terhadap korban, nelayan tenggelam. Rencananya, pencarian dilanjutkan pada Sabtu 19 Mei ini. Berangkat dari Kragan, subuh. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Seorang awak kapal mini purseseine bernama Muhammad Ihsan Rumbo (32) warga Desa Plawangan Kecamatan Kragan dilaporkan hilang akibat terjatuh saat melaut menangkap ikan, Rabu 16 Mei 2018 lalu.

Korban terjatuh di perairan 47 mil sebelah barat laut dari PLTU Sluke. Menurut keterangan di lapangan, korban terjatuh ketika menebar jaring. Kapal yang salah satu awaknya nahas ini, milik Sutiyo, warga Desa Kebloran Kecamatan Kragan.

Kepala Seksi Kedaruratan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang Pramujo menuturkan, kapal bernama lambung Sri Kedung 4 ini berangkat melaut pada Senin 14 Mei lalu dengan jumlah awak sebanyak 15 orang.

“Jadi Rabu pagi pukul 04.00, awak kapal sedang menebar jaring. Nggak tahu kenapa, padahal nggak ada yang nyuruh dan bukan tugasnya, korban ini turun. Mungkin maksudnya membantu. Malah terjatuh,” terangnya.

Pencarian terhadap korban sudah langsung dilakukan selama dua hari, terutama oleh awak kapal Sri Kedung 4. Namun upaya itu belum membuahkan hasil. Pencarian pun dihentikan pada Jumat (18/5/2018) karena perlu koordinasi dengan pihak lain.

Pramujo menyatakan sedang berkoordinasi dengan pihak KUD Mina Rahayu, Kades Plawangan, Kades Kebloran, dan keluarga, terkait pencarian terhadap korban. Rencananya, pencarian dilanjutkan pada Sabtu 19 Mei ini. Berangkat dari Kragan, subuh.

“Besok Subuh, awak kapal Sri Kedung 4 berangkat lagi ke tengah, biar pencarian efektif, karena jauh kan. Kalau arus kini mengarah ke barat laut. Sementara kami, akan melakukan pemantauan dulu,” imbuhnya.

Sementara itu, korban meninggalkan istri dan tiga orang anak yang masih berusia tujuh, enam, dan tiga tahun. Kapolsek Kragan AKP Mohammad Mansur membenarkan adanya kejadian nelayan asal Plawangan yang hilang dan belum ditemukan.

“Benar, ada nelayan dari Plawangan yang hilang saat melaut. Kami sudah menerima laporan. Tapi belum ada kabar ditemukan. Kami sekadar memantau. Soal langkah, silakan kontak Kasatpolair,” ujarnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan