Penjahat Menyaru Tentara Gondol Motor Pedagang Stiker

Rabu, 5 Februari 2014 | 15:27 WIB
Lapak kosong milik Edi Suswantodi kawasan seberang Jalan Wahidin Kota Rembang, Rabu ( 5 2) siang. (FotoLPuji)

Lapak kosong milik Edi Suswantodi kawasan seberang Jalan Wahidin Kota Rembang, Rabu ( 5 2) siang. (FotoLPuji)

REMBANG, MataAirRadio.net – Seorang penjahat menyaru atau menyamar sebagai tentara untuk mengelabui pedagang stiker serta menggondol sepeda motor milik korbannya, Selasa (4/2) kemarin. Korban adalah Edi Suswanto (32), warga Perumahan Griya Utama Permai Kabongan Kidul Rembang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, seorang tentara yang diduga gadungan mengaku bernama Agus mendatangi lapak dagang Edi di bilangan Jalan Wahidin 2B Rembang, sekitar jam setengah dua siang.

Pelaku datang dengan membonceng seorang temannya yang mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Jupiter warna putih tanpa plat nomor polisi. Pelaku lantas tiba-tiba berpesan kepada Edi agar tidak buru-buru tutup lapak, karena dia akan memasang stiker untuk sepeda motor jenis Honda Vario Techno miliknya.

Setelah itu, pelaku pergi dan setelah ditunggu beberapa saat, dia datang lagi, namun tanpa membawa kendaraan. Pelaku berdalih sepedanya sedang dibawa temannya dan akan segera diantar ke lapak Edi. Sesaat kemudian, Mamik Santoso, rekan Edi yang berjualan di seberang jalan mengaku melihat seseorang membawa sepeda motor jenis Honda Beat milik Edi ke arah utara.

Kepada Mamik, Edi menyebut pelaku mengaku sebagai anggota TNI Kodim Rembang serta meminjam sepeda motornya dengan dalih untuk sebentar membeli rokok ke arah utara. Pelaku meninggalkan tas pinggang dan sepucuk pistol yang belakangan diketahui hanya mainan.

Setelah sekitar satu jam ditunggu, seseorang yang mengaku bernama Agus warga Lasem itu tidak kunjung datang. Edi yang mulai tersadar baru saja menjadi korban penipuan, berusaha mengejar pelaku dengan meminta tolong Yuda, anak laki-laki dari Mamik.

Namun mereka sudah kehilangan jejak pelaku. Selanjutnya dengan ditemani Nurhadi, salah satu karyawan dealer penjualan sepeda motor di dekat lapaknya, Edi Suswanto melaporkan kejadian yang menimpanya kepada polisi di Mapolres Rembang.

Hingga Rabu (5/2) siang, polisi masih mendalami dan menyelidiki kasus penipuan terhadap Edi Suswanto. Sementara itu Kasdim Rembang Mayor Artileri Pertahanan (Arh) Nur Sutiyasno memastikan pelaku penipuan bukan dari jajaran Kodim 0720 Rembang.

Dia berharap masyarakat waspada penipuan yang berkedok tentara atau anggota polisi. Jika warga ragu, mereka bisa mengecek kartu tanda prajurit TNI. Pasca-insiden ini, pihaknya akan menggencarkan penyadaran melalui pamplet atau spanduk agar warga semakin waspada.

Kasus penjahat menyaru tentara tidak kali ini saja terjadi di Rembang. Sebelumnya, seorang mengaku sebagai Lettu Bambang melakukan penipuan dengan modus nyaris sama. Namun yang bersangkutan kini sudah meringkuk di penjara akibat kejahatannya. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan