Tentara Gadungan Beraksi Lagi di Rembang, Satu Motor Amblas

Kamis, 4 Desember 2014 | 16:02 WIB
Kasatreskrim Polres Rembang Iptu Eko Adi Pramono. (Foto: Pujianto)

Kasatreskrim Polres Rembang Iptu Eko Adi Pramono. (Foto: Pujianto)

REMBANG, mataairradio.com – Seorang tentara gadungan yang mengaku sebagai anggota Komando Rayon Militer (Koramil) Rembang berulah lagi. Satu unit sepeda motor milik seorang pramusaji di Rumah Makan Padang di bilangan depan SPBU Tireman, amblas digondol, Rabu (4/12/2014) petang.

Awalnya, seseorang yang mengaku sebagai Suroso dan anggota tentara dari Koramil Rembang, datang ke rumah makan itu untuk memesan dua bungkus nasi kepada Lailatul Khoiroh (18), sang pramusaji.

Saat itu yang bersangkutan datang dengan mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat warna hijau. Seusai dilayani dan balik, tentara gadungan itu datang lagi ke warung makan tersebut.

Namun kali ini, tentara gadungan itu datang tanpa diketahui menggunakan sepeda motor. Saat datang yang kedua itu, yang bersangkutan pun memesan nasi bungkus dalam jumlah lebih banyak. 30 bungkus.

Sebelum pesanannya dilayani, tentara gadungan itu sempat mengajak Lailatul untuk ditunjukkan markas Koramil Rembang dengan mengendarai motor Mio GT milik pramusaji, namun tanpa berhenti atau masuk markas, alias dari jalan raya saja.

“Setelah itu, korban dan pelaku balik ke warung. Pelaku pesan, nanti jika pesanan sudah jadi, agar diantar saja ke Koramil. Sebelum berlalu, pelaku sempat meminjam sepeda motor korban, dan diberikan. Lalu motor dibawa dan pelaku kabur,” ungkat Kasatreskrim Polres Rembang Iptu Eko Adi Pramono.

Atas kejadian tersebut, polisi sudah memeriksa korban yang warga Desa Gunem Kecamatan Gunem. Polisi juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Korban hanya ingat, awalnya pelaku datang dengan menunggang Honda Beat warna hijau. Tidak menyebut pangkat prajurit. Ciri-ciri pelaku, kata korban, bertubuh gendut, usai sekitar 50 tahun, dan nyaris tidak pernah melepas helm yang dikenakan,” ungkapnya lagi.

Saat sekarang, polisi sedang melakukan penyelidikan di lapangan, termasuk berkoordinasi dengan pihak Polres Blora. Pasalnya, di kabupaten tetangga itu, ada seorang pelaku kejahatan dengan modus nyaris sama, yang sudah berhasil ditangkap.

“Kita koordinasi dengan Polres Blora, agar mereka mengembangkan penyidikan terhadap pelaku kejahatan dengan modus nyaris sama, yang telah sukses ditangkap. Siapa tahu bisa didapat petunjuk dan pelakunya ada kaitan dengan pelaku yang di Rembang ini,” tandasnya.

Sementara ini, Kasatreskrim hanya bisa mengimbau kepada segenap masyarakat, agar lebih waspada penipuan dengan modus menyaru anggota tentara atau polisi.

“Terutama warung makan baru, agar lebih waspada penipuan. Jangan mudah meminjamkan barang apapun, tanpa dipastikan terlebih dahulu,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan