Tekan Stunting, Pemkab Perbanyak Kampung KB

Sabtu, 6 Oktober 2018 | 15:31 WIB

Kantor Bupati Rembang (Foto: mataairradio.com)

 

 

REMBANG, mataairradio.com – Pemkab Rembang mulai menggencarkan program Keluarga Berencana (KB) di seluruh wilayah kabupaten dengan terus memperbanyak kampung KB.

Hal ini dilakukan untuk menekan angka kelahiran bayi dalam kondisi stunting atau tumbuh cebol. Pasalnya jika program kelahiran tidak diatur dengan KB maka kelahiran bayi akan membludak.

Jika kondisi demikian terjadi pada keluarga yang kurang mampu maka gizi jabang bayi kurang diperhatikan, akibatnya bayi lahir dalam kondisi stunting. Padahal stunting akan berpengaruh dengan perkembangan otak anak.

Bupati Rembang Abdul Hafidz saat meresmikan satu kampung KB yaitu Desa Kumendung Kecamatan Rembang pada Sabtu (6/10/2018) pagi menyatakan pemerintah menekan laju pertumbuhan penduduk, mengatur hingga tingkat keluarga melalui program KB ini agar masyarakat bisa menjadi bermartabat, maju, sehat dan sejahtera.

Ia menyatakan hasil penelitian terakhir, secara nasional 32 persen bayi lahir dalam kondisi stunting. Dan di Rembang kondisinya tidak jauh berbeda yaitu sebesar 30 persen.

“Di Rembang ada 30 persen bayi lahir dalam kondsi stunting,” ungkapnya

Dengan demikian, jika tidak diperhatikan oleh peerintah akan mengancam keberlangsungan negara, karena rakyatnya nanti yang lahir kebanyakan cebol diakibatkan kurang gizi.

Maka salah satu solusinya adalah Pemerintah mencanangkan program KB. Menurutnya KB tidak hanya diikuti oleh perempuan saja namun juga bisa diprogram oleh bapak-bapak. Saat ini ada sekitar 34 bapak-bapak yang berani mengikuti program KB.

Bupati asal Pamotan ini menekankan agar instansi terkait dalam hal ini Puskesmas dan para bidan agar memperhatikan ibu hamil di wilayahnya masing-masing.

“KB juga bisa diikuti oleh bapak-bapak, di Rembang baru 34 bapak-bapak yang berani,” pungkasnya.

Desa Kumendung Kecamatan Rembang adalah desa KB ke-13 yang diresmikan oleh Pemkab dengan nama kampung KB “Handayani”. Sebelumnya Bupati meresmikan Desa Tegaldowo Kecamatan Gunem sebagai kampung KB ke-12.

Desa Kumendung sendiri terdiri dari 1546 juwa dengan 468 KK. Dari sekian KK tersebut, ada 61 pasangan subur dan semuanya ikut dalam kepesertaan program KB.

 

 

Penulis: Mohamad Siroju Munir
Editor: Mohamad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan