Tekan Angka Pengangguran, SMK di Rembang Gelar “Job Fair”

Senin, 3 September 2018 | 17:59 WIB

Beberapa siswa dari berbagai SMK di Rembang yang tampak hadir dalam Ajang Bursa Kerja yang digelar oleh SMK Muhammadiyah Rembang, pada Senin (3/9/2018) di halaman sekolah setempat. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 
REMBANG, mataairradio.com – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadaiyah Rembang menggelar bursa kerja atau “Job Fair”, salah satunya untuk menekan angka pengangguran di kabupaten ini.

Siti Nurul Aini selaku ketua panitia acara menyebutkan, ada sebanyak 20 perusahaan mitra yang ikut hadir dalam kegitan tersebut.

Diantaranya adalah PT Axioo Internasional, PT Hitachi Power Systems Indonesia, dan PT Bama Bumi Sentosa, serta beberapa perusahaan lokal.

“Mayoritas lulusan yang dibutuhkan oleh perusahaan mitar seperti axioo adalah jurusan teknik komputer dan jaringan (TKJ).

Kalau hitachi lulusan yang dibutuhkan jurusan teknik kelistrikan, otomotif, serta teknik dan bisnis sepeda motor ( TBSM ). Kegiatan tersebut, akan digelar selama dua hari dimulai sejak Senin (3/9/2018) hinga Selasa (4/9/2018),” ujarnya.

Hasanudin, Staf Penyelesaian Kejuruan dan Kerja Sama Industri pada Direktorat Pembinaan SMK di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang turut hadir dalam pembukaan acara tersebut mengatakan, bursa kerja merupakan program dari Direktorat Pembinaan SMK.

Program tersebut bertujuan untuk membantu supaya lulusan SMK terserap di dunia kerja.

“Kami memfasilitasi antara pihak industri dan SMK, bekerja sama untuk rekrutmen siswa siswi lulusan SMK untuk diserap kerja. Dengan begitu, maka lulusan SMK akan terserap ke dunia industri,” terangnya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

 

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan