Tasikagung Risih Kabar Mesum di Kompleks Pelabuhan

Senin, 21 Desember 2015 | 18:00 WIB

Ilustrasi. (Foto: luwuraya.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pemerintah Desa Tasikagung sedang risih oleh beredarnya gambar pasangan mesum yang disebut ditangkap oleh warga karena nekat melakukan tindakan asusila di dalam mobil yang diparkir di kompleks pelabuhan setempat.

Kepala Desa Tasikagung Riyanto mengatakan, kabar yang disebut sebagai mobil bergoyang itu bukan di wilayahnya. Foto-foto yang beredar di BBM atau di media sosial disebutnya “hoax”.

“Saya tidak sama sekali menerima kabar tentang peristiwa yang katanya terjadi pada Sabtu (19/12/2015) malam. Setelah saya cek ke beberapa orang, gambar yang beredar di BBM dan media sosial itu dipastikan hoax,” terangnya.

Meskipun demikian, kades tetap akan melakukan langkah pencegahan perilaku mesum di pelabuhan. Soal papan imbauan, ia akan memasangnya lagi.

Menurutnya, yang paling penting saat ini, adalah penggantian segera lampu yang mati di sekitar pelabuhan, sebelah barat Posal Rembang.

“Lampu itu milik syahbandar. Sudah kita usulkan untuk diganti karena mati. Nanti biaya listriknya biar desa yang bayar. Tapi belum juga diganti,” tandasnya.

Komandan Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Rembang Lettu (Laut) Hartono menyatakan sudah melihat gambar pria dan wanita tanpa busana yang disebut tertangkap basah karena melakukan perbuatan asusila di Pelabuhan Rembang, sebagaimana yang beredar di dunia maya.

“Namun di foto itu, seperti terdapat rumput, padahal di sini tidak ada. Ada juga tampak semacam portal yang di sini juga tidak ada,” katanya.

Ia meyakini, gambar pasangan muda-mudi itu tidak diambil dari kawasan Pelabuhan Tasikagung, tetapi di tempat lain. Ia juga menduga, foto yang beredar itu adalah ulah orang yang cari sensasi.

“Lagi pula, pada Sabtu (19/12/2015) malam, anggota kami yang piket, tidak ada yang memberikan informasi tentang adanya kejadian semacam itu,” tegasnya.

Jika kejadian itu benar terjadi di Pelabuhan Tasikagung, maka pihaknya memastikan akan tahu, sedangkan kali ini tidak terjadi peristiwa apa-apa.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan