Dua TPS di Magersari Tanpa Surat Suara DPD

Rabu, 9 April 2014 | 16:54 WIB
Seorang Warga sedang mencermati DCT di sebuah TPS. (Foto:Rif)

Seorang warga sedang mencermati DCT di sebuah TPS. (Foto:Rif)

REMBANG, MataAirRadio.net – Dua tempat pemungutan suara (TPS) di Kelurahan Magersari Kecamatan Rembang sempat tak teralokasi surat suara anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), pada Pemilu 9 April ini. Pemungutan suara di TPS 1 dan 2 di kelurahan itu sempat tertunda lebih dari satu jam karena baru dimulai jam delapan lebih 15 menit.

Kelompok panitia pemungutan suara (KPPS) dan petugas pengawas lapangan (PPL) bersama Panwaslu Kabupaten Rembang sempat pula memutuskan untuk mengambil surat suara dari KPU Pati. Namun setelah ditunggu beberapa saat, ternyata masih ada sisa surat suara anggota DPD di Panitia Pemilihan Kecamatan Rembang.

Ketua Panwaslu Kabupaten Rembang Muchlis Ridlo mengakui, instruksi untuk mengambil surat suara dari KPU Pati atas seizinnya. Namun setelah dipastikan dengan menunggu, dua TPS akhirnya dikirimi logistik surat suara DPD dari PPK Rembang. Panwaslu menganggap, KPU kurang cermat dalam pendistribusian logistik. Sebab ada pula TPS yang belum dilengkapi alas coblos.

Ketua KPU Kabupaten Rembang Minanus Suud mengatakan, terkait dengan sortir surat suara, sudah dilakukan dengan dua lapis penelitian. Penelitian dilakukan di tingkat PPK dan PPS. Sebelumnya, logistik sempat dipastikan telah sesuai dengan ketentuan yang ada.

Namun Suud mengakui, ada unsur kelelahan dan kekurangtelitian yang mengakibatkan ketidaklengkapan dalam pendistribusian surat suara ke tingkat TPS. Pihaknya memohon maaf dan berharap agar kasus yang sama tak terjadi di TPS lain. Meski sempat ditemukan pula kekurangan 50 surat suara di Desa Ketanggi Kecamatan Rembang, namun sudah langsung bisa diatasi.

Sejak pemungutan suara dimulai jam tujuh pagi, pihaknya telah meminta kepada setiap PPK agar menggiatkan koordinasi dengan setiap PPS. Harapannya, melalui koordinasi intensif, setiap masalah akan bisa diselesaikan secara cepat dan tepat.

Sementara itu, berdasarkan pantauan MataAir Radio di Kecamatan Sumber dan Kaliori, sejumlah TPS diketahui belum beroperasi tepat jam tujuh pagi karena masih kosong dari KPPS maupun PPS. Ketua Panwaslu Kecamatan Sumber Gunanto mengakui, ada dua TPS di Desa Sumber yang belum beroperasi tepat jam tujuh. PPS berdalih, biasanya pemilih datang lebih siang. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan