Tak Perlu Resah, Pemerintah Janjikan Pasar Murah

Senin, 6 Juni 2016 | 15:14 WIB
Suasana pasar murah yang digelar di Lapangan Dukuh Sugihan Desa Pulo Kecamatan Rembang, Sabtu (4/6/2016). (Foto: mataairradio.com)

Suasana pasar murah yang digelar di Lapangan Dukuh Sugihan Desa Pulo Kecamatan Rembang, Sabtu (4/6/2016). (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Tingkat kenaikan harga beberapa kebutuhan pokok mencapai pada titik tertinggi di awal Ramadan 1437 Hijriah salah satunya gula dan daging sapi.

Berdasarkan pantauan, harga gula berada pada kisaran Rp16.000 per kilogram, sedangkan daging sapi murni masih di angka Rp100.000 lebih per kilogramnya.

Suharti, warga Dukuh Sugihan Desa Pulo Kecamatan Rembang mengaku berharap kepada Pemerintah agar menggelar pasar murah secara rutin, guna meringankan beban masyarakat.

“Kemarin waktu ada pasar murah di lapangan desa, kami terbantu. Karena satu paket sembako yang antara lain berisi gula dan mie instan yang jika dirupiahkan mencapai Rp60 ribu, dijual hanya Rp30 ribu,” katanya.

Sabtu 4 Juni lalu, pihak Dewan Koperasi Daerah Rembang menggelar pasar murah dengan menjual paket hemat berisi 2,5 kilogram beras, 1 liter minyak goreng, 1 kilogram gula, dan 5 bungkus mie instan.

Bupati Rembang Abdul Hafidz mengakui, akhir-akhir ini harga kebutuhan pokok meningkat, seiring naiknya permintaan terhadap jenis komoditas tertentu.

“Gula misalnya naik dari Rp11.000 menjadi Rp16.000. Ini juga menjadi perhatian Pemerintah. Saya berharap kepada masyarakat tidak usah resah,” ujarnya.

Ia atas nama pemerintah kabupaten ini menginginkan adanya pasar murah dan operasi pasar, guna mengendalikan laju harga agar tak melambung terus, sehingga memberatkan masyarakat.

“Nanti menjelang Lebaran utamanya, kami ingin ada kegiatan dan operasi pasar agar laju harga tidak melambung sehingga memberatkan. Jadi saya berharap harga bisa terjangkau oleh masyarakat kurang mampu,” tegasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan