Tak Dapat Perhatian, Warga Gading Setop Mobilisasi Hasil Tambang

Kamis, 8 November 2018 | 15:18 WIB

Mobilisasi hasil tambang oleh berbagai perusahaan pertambangan di Kecamatan Sale disetop oleh warga, pada Kamis (8/11/2018) pagi di ruas Jalan Sale-Tahunan. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 
SALE, mataairradio.com – Mobilisasi hasil tambang oleh berbagai perusahaan pertambangan di Kecamatan Sale disetop oleh warga, pada Kamis (8/11/2018) pagi di ruas Jalan Sale-Tahunan.

Warga yang menyetop truk-truk pengangkut bahan tambang itu merupakan warga dari Desa Gading Kecamatan Sale.

Mereka melarang melintas truk pengangkut tambang yang berasal dari berbagai perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Sale.

Kepala Desa Gading Sugeng mengungkapkan, aksi blokade yang dilakukan oleh warganya lantaran tak adanya perhatian dari perusahaan tambang ke pemerintah desa.

“Desa Gading sama sekali belum pernah menerima dana CSR dari perusahaan tambang yang ada, seperti PT ICCI dan PT Omya Indonesia,” ungkapnya.

Menurut Sugeng, pihaknya menuntut kedua perusahaan supaya berkenan memenuhi tuntutan warga.

“Tuntutan warga, pihak perusahaan memberikan order pengiriman material tambang ke pemerintah desa,” tandasnya, Kamis (8/11/2018).

Sementara itu, akibat dari aksi warga, ratusan truk yang membawa material hasil tambang menumpuk dan tertahan, sehingga menimbulkan kemacetan yang cukup panjang.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan