Tak Chemistry, Laskar Dampo Awang Dipecundangi

Selasa, 3 Maret 2015 | 19:35 WIB
Striker PSIR Rembang Rudi Santoso berusaha membawa bola, melewati salah seorang pemain Kalteng Putra FC, pada laga uji coba di Stadion Krida, Selasa (3/3/2015) sore. (Foto: Pujianto)

Striker PSIR Rembang Rudi Santoso berusaha membawa bola, melewati salah seorang pemain Kalteng Putra FC, pada laga uji coba di Stadion Krida, Selasa (3/3/2015) sore. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Laskar Dampo Awang, PSIR Rembang dipecundangi tamunya, Kalteng Putra FC pada laga uji coba di Stadion Krida, Selasa (3/3/2015) sore.

PSIR kalah 0-1. Yoni Ustaf Buchori dan kawan-kawan tampak tak chemistry. Serangan tim PSIR ini pun berlangsung secara sporadis. Akibatnya, pertahanan lawan, cenderung mudah mematahkannya.

Bermain di depan publik Rembang yang tak seramai saat laga uji coba melawan PSIS Semarang, PSIR sebenarnya mampu merangkai sejumlah peluang. Tapi, lagi-lagi, penggawa Skuat Oranye masih tampak kurang tenang mengeksekusi peluang.

PSIR yang hampir selalu mengurung lini belakang Kalteng Putra FC tak mampu mengubah papan skor pada sepanjang babak pertama, sehingga skor pun imbang 0-0.

Usai turun minum, PSIR disambut petaka di menit ke-69. Aksi solo penyerang Kalteng Putra FC Nanda Nasution tak mampu dibendung lini belakang PSIR yang dikomando Heru Wibowo.

Sontekan pelan ke pojok kanan atas tak mampu diantasipasi sempurna oleh kiper pelapis PSIR, Amirul Fafa Mahmudiana. Skor 0-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

“Pada babak pertama sebenarnya kita cukup tertekan. Namun babak kedua, kita minta kepada para pemain untuk bermain lepas,” ujar Pelatih Kalteng Putra FC Eko Tamami, seusai pertandingan.

Instruksi itu mampu diterjemahkan secara baik oleh penggawa Kalteng Putra, sehingga berhasil memanfaatkan peluang dan memenangkan pertandingan.

“Kami akui permainan kita kurang bagus, karena kami telah lima kali uji coba hanya dalam kurun waktu sepuluh hari,” tandasnya.

Manajer PSIR, Siswanto mengaku sedikit kecewa atas kinerja para pemainnya. Dia mengaku akan langsung menggelar evaluasi usai pertandingan.

Meski demikian, dia masih optimis PSIR akan kompetitif pada kompetisi sesungguhnya. Menurutnya, barisan belakang dan lini depan membutuhkan lebih banyak perhatian.

“Kita akan minta tim pelatih untuk memperbaiki segala kekurangan yang ada. Karena waktu persiapan masih cukup panjang, kita yakin para pemain bisa lebih menunjukkan performa terbaiknya,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan