Tahun Ini UN masih bukan Penentu Kelulusan

Kamis, 23 Februari 2017 | 13:49 WIB

Kepala Bidang Pembinaan SMP pada Dindikpora Kabupaten Rembang Achmad Solchan, Kamis (26/1/2017). (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Nilai Ujian Nasional (UN) pada tahun ini masih bukan penentu kelulusan siswa dari satuan pendidikan, sehingga aturan itu sama dengan yang berlaku tahun 2015 dan 2016.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rembang Achmad Solchan menyebutkan penentu kelulusan adalah sekolah berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.

“Berdasarkan Permendikbud Nomor 3 Tahun 2017, siswa dinyatakan lulus dari satuan pendidikan, jika telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran, nilai sikapnya baik, dan lulus ujian sekolah,” katanya.

Solchan menjelaskan, komponen nilai sebagai syarat kelulusan oleh sekolah sebagai satuan pendidikan, terdiri atas nilai rapor dan nilai ujian sekolah. Namun proporsinya masih menunggu petunjuk provinsi.

“Saat rapat dengan kepala SMP/MTs kemarin (22/2/2017), kami sudah mohon mereka agar patuh pada rambu-rambu kelulusan baik dalam KTSP maupun Kurikulum 2013,” katanya kepada mataairradio.com.

Meskipun ujian nasional tidak menjadi penentu kelulusan, menurutnya, siswa yang tidak puas dengan nilainya, bisa mengikuti perbaikan pada ujian nasional perbaikan tahun depan, sepanjang ada aturannya.

“Seperti tahun ini, siswa yang tidak puas atas hasil UN-nya di tahun 2016, bisa ikut perbaikan tahun ini. Waktunya tidak khusus, tetapi saat ujian susulan nanti. Kalau untuk tahun depan, kami belum tahu,” terangnya.

Hingga Kamis (23/2/2017), belum ada siswa yang mendaftar perbaikan atas hasil UN 2016, di tahun 2017. Diduga, tingkat kelulusan siswa 100 persen pada 2015 dan 2016, jadi alasan nihilnya pendaftar perbaikan.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan