Empat Lembar Surat Suara Pilpres di Rembang Diketahui Rusak

Jumat, 20 Juni 2014 | 17:04 WIB
Kepala Sub-Bagian Umum Sekretariat KPU Kabupaten Rembang Bagus Gede Prabowo menujukkan suarat suara pilpres 2014 yang rusak, Jumat (20/6). (Foto:Pujianto)

Kepala Sub-Bagian Umum Sekretariat KPU Kabupaten Rembang Bagus Gede Prabowo menujukkan suarat suara pilpres 2014 yang rusak, Jumat (20/6). (Foto:Pujianto)

REMBANG, MataAirRadio.net – Empat lembar surat suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014 di Kabupaten Rembang diketahui rusak saat proses pelipatan di Kantor KPU setempat, Jumat (20/6) pagi. Surat suara yang rusak ini segera dipisahkan tersendiri.

Sejak 480.000 lembar surat suara Pilpres diterima oleh KPU Kabupaten Rembang Rabu (18/6) malam kemarin, pihak sekretariat langsung meneruskannya dengan sortir dan pelipatan. Sortir dan pelipatan surat suara dilakukan di garasi bagian belakang Kantor KPU Rembang.

Kepala Sub-Bagian Umum Sekretariat KPU Kabupaten Rembang Bagus Gede Prabowo menjelaskan, surat suara yang rusak itu akibat kena goresan kuku tenaga pelipat. Dia menganggapnya sebagai kesalahan manusiawi, namun langsung ada teguran untuk lebih teliti dan hati-hati.

Jumlah tenaga lepas untuk keperluan sortir dan pelipatan surat suara Pilpres di Rembang sebanyak 14 orang. Menurut Bagus, jumlah ini bisa bertambah karena surat suara ditarget sudah tersortir dan terlipat semuanya pada hari Minggu (22/6) besok.

Pihak Sekretariat KPU Kabupaten Rembang semula berencana menggunakan 50 orang tenaga lepas untuk sortir dan pelipatan surat suara. Setiap sortir dan pelipatan satu lembar surat suara, pihak KPU memberikan honor Rp50.

Hingga Jumat (20/6) sore, KPU Kabupaten Rembang masih menanti pengiriman 11.125 lembar surat suara tambahan. Mestinya Rembang dialokasi 491.125 lembar surat suara. Alokasi tersebut didasarkan pada jumlah DPT yang 479.146 pemilih dan tambahan dua persen.

Sementara itu, pada Jumat (20/6) dini hari, KPU Kabupaten Rembang menerima distribusi amplop dan sampul surat suara dari KPU Jawa Tengah. Kini, praktis tinggal formulir surat suara yang belum dikirim dari KPU Pusat.

Selama proses sortir dan pelipatan surat suara, tiga orang dari unsur Sekretariat KPU Kabupaten Rembang diterjunkan sebagai pengawas. Dua orang personel polisi tampak berjaga untuk mengantisipasi kemungkinan penyelewengan surat suara. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan