Mundur Nyaleg, Nama Kunardi Masih Masuk di Surat Suara Pemilu

Selasa, 4 Maret 2014 | 17:00 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang memastikan nama Kunardi, calon anggota legislatif atau caleg dengan nomor urut 2 dari Daerah Pemilihan IV Sedan-Sarang, masih saja tercantum dalam surat suara Pemilu 2014. (Foto:Pujianto)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang memastikan nama Kunardi, calon anggota legislatif atau caleg dengan nomor urut 2 dari Daerah Pemilihan IV Sedan-Sarang, masih saja tercantum dalam surat suara Pemilu 2014. (Foto:Pujianto)

REMBANG, MataAirRadio.net – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang memastikan nama Kunardi, calon anggota legislatif atau caleg dengan nomor urut 2 dari Daerah Pemilihan IV Sedan-Sarang, masih saja tercantum dalam surat suara Pemilu 2014. Kepastian itu terungkap setelah pada Selasa (4/3) pagi, pihak KPU Rembang melakukan validasi lembaran surat suara.

Validasi surat suara yang didrop oleh pihak KPU Pusat pada Senin (3/3) kemarin itu, dilakukan oleh Ketua KPU Kabupaten Rembang Minanus Suud dengan didampingi oleh sejumlah petugas dari sekretariat komisi pemilihan umum serta panitia pengawas pemilu setempat. Validasi dikhususkan pada surat suara untuk DPRD Kabupaten Rembang di tujuh daerah pemilihan.

Seusai validasi, Minanus Suud mengonfirmasi, dari enam orang caleg yang mengundurkan diri karena berbagai alasan, memang masih tercantum nama Kunardi di lembaran surat suara. Penyebabnya, caleg yang kini menjabat sebagai Kepala Desa Sambong Kecamatan Sedan ini, terlambat menyampaikan surat pengunduran diri ke KPU atau melebihi batas waktu 10 Desember 2013.

Lantaran nama Kunardi masih muncul di surat suara Pemilu 2014, maka KPU Kabupaten Rembang akan membuat pemberitahuan untuk disampaikan ke setiap TPS di wilayah Dapil Sedan-Sarang. Jika ada saja yang masih mencoblos nama Kunardi, maka suara akan dihitung untuk partai politik atau Partai Amanat Nasional.

Setelah selesai melakukan validasi lembaran surat suara, logistik pemilu tersebut selanjutnya akan dilakukan pelipatan dan pengepakan. KPU Kabupaten Rembang akan melakukan penyortiran, sekaligus pelipatan dan pengepakan surat suara di dua tempat yang berbeda. Yakni di gudang logistik KPU di bilangan Jalan Ahmad Yani dan di selatan kantor KPU di bilangan Jalan Pemuda Rembang.

Minanus Suud menjelaskan, penyortiran sengaja dilakukan di dua tempat untuk menghindari jejalan pekerja dan mengakibatkan kerusakan surat suara. Apalagi KPU melarang keras kepada pekerja sortir untuk mengerjakan pelipatan surat suara di rumah mereka masing-masing.

Ketua KPU menegaskan, proses penyortiran, pelipatan, dan pengepakan surat suara dilakukan di bawah kontrol 10 pengawas, termasuk dari Panwaslu Kabupaten Rembang. Jika nantinya ada surat suara yang rusak seperti sobek atau terbelah, KPU akan mendata dan melaporkannya kepada KPU Pusat melalui Provinsi Jawa Tengah untuk diganti.

Anggota Panwaslu Kabupaten Rembang Ah Junaidi yang memantau langsung validasi lembaran surat suara bersama pihak KPU mengaku belum menemukan adanya ketidakberesan. Namun dia berpesan kepada pihak KPU, agar mengetatkan pengawasan terhadap rangkaian proses mulai dari penyortiran, pelipatan, pengepakan, hingga pengiriman logistik surat suara.

Terkait pengamanan gudang penyimpanan logistik pemilu, KPU meminta bantuan tenaga empat personel polisi dan dua orang penjaga malam. Namun mengenai kamera pengintai atau CCTV, hingga Selasa (4/3) siang, terpantau belum ada pemasangan. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan