Sukarelawan Pemilu Di Rembang Dianggap Kurang Koordinatif

Saturday, 22 March 2014 | 15:19 WIB
 Ketua Panwascam Sumber Gunanto. (Foto:Pujianto)

Ketua Panwascam Sumber Gunanto. (Foto:Pujianto)

SUMBER, MataAirRadio.net – Kinerja sukarelawan Pemilu rekrutan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Rembang kembali disoal. Mereka dianggap kurang koordinatif baik dengan sasaran sosialisasi maupun dengan panitia pemilihan dan panitia pengawas kecamatan.

Di Kecamatan Sumber misalnya. Sukarelawan demokrasi mendatangi SMA Negeri Sumber dan pasar desa setempat untuk memberikan sosialisasi. Namun kedatangan mereka pada hari Kamis 20 Maret kemarin itu, tidak berbuah hasil. Pihak SMA Negeri Sumber menolak mereka, karena belum ada perintah dari Kepala Sekolah untuk menerimanya. Lagi pula belum ada surat pemberitahuan.

Sementara di Pasar Sumber, sukarelawan juga tidak bisa melakukan sosialisasi, karena pasar itu hanya beroperasi di hari tertentu yakni pada setiap Minggu, Selasa, dan Jumat. Ketua Panwascam Sumber Gunanto mengatakan, kasus seperti itu mestinya tidak perlu terjadi jika ada koordinasi aktif. Memang sosialisasi pemilu secara gencar diperlukan, namun koordinasi juga tak kalah penting, agar kegiatan tepat guna dan sasaran.

Komisioner Divisi Sosialiasi pada KPU Kabupaten Rembang Nurul Muasiroh mengonfirmasi, memang ada kurang koordinasi terkait rencana sosialisasi pemilu oleh sukarelawan demokrasi di SMA Negeri Sumber. Sabtu (22/3) pagi, pihaknya sudah mengambil sikap agar kasus tersebut tidak terulang di wilayah lain.

Nurul menuturkan, sebenarnya pada kasus Sumber, sebelumnya dia mengaku secara pribadi sudah mengontak pihak PPK dan meminta tolong untuk mengoordinasikan rencana sosialisasi di sekolah. Itu sebagai pengalihan karena pasar desa tidak beroperasi pada hari itu. Namun dia membenarkan belum ada surat, karena biasanya pemberitahuan disampaikan bersamaan dengan aksi sosialisasi.

Menurutnya, kritik dari panitia pengawas pemilu menjadi masukan bagi pihaknya, untuk melayangkan surat pemberitahuan lebih awal dan mengencangkan koordinasi. Atas insiden tersebut, pihaknya menjamin, rencana sosialisasi ke Lasem, Pamotan, Sedan, dan Sarang, akan didahului surat pemberitahuan pada dua atau tiga hari, sebelum acara.

Ketua KPU Kabupaten Rembang Minanus Suud menambahkan, peran sukarelawan demokrasi diharapkan mampu memompa tingkat partisipasi pemilih di lima segmen. Mulai dari pemilih di daerah pinggiran, pemilih pemula, pemilih di kalangan agamis, kalangan perempuan, dan penyandang cacat.

Soal koordinasi, pihaknya menegaskan sudah langsung melakukan koreksi. Namun dia mengingatkan bahwa sosialisasi pemilu perlu dibantu oleh pihak lain alias tidak hanya penyelenggara pemilihan umum. Masyarakat luas pun perlu mendukungnya. (Pujianto)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan