Stok Beras di Rembang Aman 15 Bulan

Kamis, 26 Februari 2015 | 15:14 WIB
Panen padi di Desa Grawan Kecamatan Sumber Kabupaten Rembang, Minggu (22/02/2015) siang. (Foto: Pujianto)

Panen padi di Desa Grawan Kecamatan Sumber Kabupaten Rembang, pada Minggu (22/02/2015) siang. (Foto: Pujianto)

 
REMBANG, mataairradio.com – Pemerintah Kabupaten Rembang menjamin stok beras di daerah ini aman hingga 15 bulan ke depan, sehingga warga tak perlu resah atas kenaikan harga beras di pasar akhir-akhir ini.

Pelaksana Tugas Asisten II Bidang Perekonomian Sekda Rembang Abdullah Zawawi membantah adanya permainan spekulan di balik harga beras yang kini mencapai Rp9.000 per kilogram.

“Kenaikan harga beras ini seolah mengikuti daerah lain,” katanya ketika ditemui mataairradio, Kamis (26/2/2015) siang.

Menurutnya, harga beras akan segera turun, seiring panen yang mulai berlangsung. Dia memperkirakan, penurunan harga beras akan terjadi bulan depan.

“Sementara beras untuk keluarga miskin sudah mulai dibagikan pada 24-26 Februari ini,” bebernya.

Zawawi menilai belum perlu dilakukan operasi pasar di tengah melambungnya harga beras sekarang ini.

Pihaknya mengaku perlu menunggu “update” harga beras pada awal bulan depan.

“Jika panen di daerah Sumber dan Kaliori tidak ada pengaruhnya terhadap harga beras di Rembang, kami mempertimbangkan operasi pasar,” tandasnya.

Agar harga beras tidak makin melesat, petani diimbaunya untuk tidak panik.

“Petani tak perlu resah karena penyerapan dari daerah lain juga masih berjalan,” tegasnya.

Pihaknya juga akan intens memantau perkembangan harga beras di pasar, agar bisa diambil langkah cepat.

“Praktek penimbunan atau jenis permainan lain seperti spekulan, belum tercium dilakukan di Rembang,” imbuhnya.

Sebelumnya, petani di wilayah Kecamatan Kaliori dan Sumber mengatakan, harga beras panen pertama dihargai Rp9.000 per kilogram di penggilingan.

“Ini berbeda dengan harga beras dari gabah yang lama disimpan, karena hanya sekitar Rp8.000 per kilogram,” ujar Sumijan, petani di Gunungsari, Kaliori.

Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Rembang Suratmin memperkirakan, panen raya padi di kabupaten ini, akan berlangsung pada Maret nanti.

“Soal HPP beras 2015, sudah ditentukan Rp7.260 per kilogram. Jika harga beras di pasar kini Rp9.000, saat panen raya nanti, akan turun,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan