Sopir Pikap Tewas setelah Menabrak Truk Lepas Parkir

Friday, 25 September 2015 | 18:57 WIB
ILustrasi (Foto: cdn2-b.examiner.com)

Ilustrasi (Foto: cdn2-b.examiner.com)

 
SLUKE, mataairradio.com – Seorang sopir pikap tewas dan seorang penumpangnya luka-luka setelah menabrak truk tronton yang berjalan mundur karena hendak lepas parkir di Jalan Pantura Rembang wilayah Desa Leran Kecamatan Sluke, Kamis (24/9/2015) malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Korban tewas adalah Karnoto (53) warga Desa Margomulyo Kecamatan Juwana Kabupaten Pati, sedangkan penumpangnya yang luka-luka bernama Andi Susilo (43) warga Desa Bendar juga Kecamatan Juwana. Kecelakaan bermula ketika truk tronton BE 9850 CK keluar dari tempat parkir di utara jalan.

Truk tersebut berjalan mundur dari utara ke selatan. Menurut Kanitlaka Satlantas Polres Rembang Ipda Muhammad Syafi Karim, pada saat truk mundur itu bersamaan dari arah timur atau Surabaya, melaju pikap jenis Grand Max, sehingga terjadilah tabrakan.

“Akibat tabrakan tersebut, sopir pikap mengalami luka memar di kepala dan dada serta patah tulang kaki kiri, sehingga meninggal dunia. Sementara kenek pikap mengalami luka memar di kepala dan tangan kiri, namun sadar sehingga kini dirawat di RSUD dr R Soetrasno Rembang,” ungkapnya.

Ipda Karim menduga, kecelakaan terjadi akibat truk tronton yang tidak berhitung jarak aman, sehingga langsung mundur dan menyebabkan kendaraan lain celaka. Kecelakaan cenderung tidak disebabkan oleh kondisi penerangan yang gelap, karena parkiran di seberang SPBU Leran itu, terbilang terang.

Penyebab kecelakaan secara pasti, masih didalami oleh polisi. Sementara untuk kepentingan penyidikan, polisi mengamankan sopir tronton di Makolantas Polres Rembang.

“Adapun truk trontonnya kami amankan di Pos (Lalu Lintas) 9 Lasem,” ujarnya.

Dari kecelakaan tersebut, Kanitlaka mengaku menyeru kepada para sopir truk agar tidak begitu saja keluar dari tempat parkir. Setidaknya, sopir perlu cek kondisi lalu lintas kendaraan.

“Jangan mundur atau menyeberang jika jaraknya tidak aman. Pengecekan itu bisa dengan bantuan kenek atau tukang parkir,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan