Sopir Jadi Korban Tabrak Lari Saat Nyeberang Mau Ngopi

Rabu, 25 Maret 2015 | 14:42 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

 
SLUKE, mataairradio.com – Seorang sopir truk menjadi korban tabrak lari saat turun menyeberang jalan hendak mengopi, Rabu (25/3/2015) pagi sekitar pukul 04.30 WIB. Kecelakaan itu terjadi di Jalur Pantura, dekat Jembatan Sluke yang bermedian jalan.

Korban bernama Haryanto (34) warga Desa Kebumen Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kendal. Mulanya, dia yang akan mengirim jambu biji dari Kendal ke Surabaya, beristirahat sebentar di Sluke. Yang bersangkutan parkir dan turun dari kendaraannya untuk “ngopi”.

Namun nahas, saat menyeberang, sebuah mobil jenis Toyota Avanza dengan nomor polisi yang tak dikenal, menabraknya. Kepala Pos Lalu Lintas Lasem Aiptu Heri Yulianto menyebut minim saksi di lokasi kejadian.

“Diduga sopir Avanza yang kemudian kabur tak melihat korban menyeberang karena gelap,” ungkap Heri.

Korban yang menderita cedera berat di bagian kepala dan kaki kanan patah itu meninggal dunia di lokasi kejadian. Kenek truk sebagai satu-satunya saksi atas kecelakaan itu hanya bisa terpatung melihat temannya yang masih satu kampung tewas.

Kasno, sang kenek tidak berani mendekat begitu menyaksikan Haryanto dihantam Avanza dan terpental. Pihak Polsek Sluke pun tak segera mengevakuasi korban. Polisi lalu lintas dari Pos Lasem kemudian mendatangi tempat kejadian dan membawa jenazah korban ke RSI Arafah Rembang.

“Kami sudah langsung mengubungi pihak keluarga korban dan pemilik kendaraan,” ujarnya.

Akhirnya setelah sempat disemayamkan di RSI, jenazah korban dibawa pulang ke rumah duka di Kendal. Kasus kecelakaan tersebut menurut Heri, makin meneguhkan pentingnya tambahan penerangan jalan.

Sebelumnya, Selasa (24/3/2015) petang kemarin, seorang gadis berusia 20 tahun, warga Desa Pasarbanggi Kecamatan Rembang, juga menjadi korban ganasnya Jalur Pantura. Kali ini di Pantura Tritunggal, sebelah timur RSI Arafah Rembang.

Alvi Nurvitasari yang diboncengkan pacarnya bernama Mukmin warga Trembes Kecamatan Gunem terjatuh setelah sepeda motor Vixionnya menabrak truk parkir di tepi jalan. Saat itu korban yang baru saja menikmati sore di Pantai Karangjahe, hendak pulang ke Pasarbanggi.

Namun nahas, dalam perjalanan pulang, mereka disalip truk di sebelah kanannya. Sementara di sebelah kiri sepeda motor, terparkir truk. Karena truk yang tadi menyalip melaju kurang ke kanan, pengendara motor tersenggol truk parkir sehingga terjatuh. Alvi tewas, sedangkan Mukmin selamat.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan