Solusi Soal APK Hilang Masih Buntu

Minggu, 20 September 2015 | 15:29 WIB
Pemasangan APK Spanduk ketiga pasangan calon oleh di Desa Sumbermulyo Kecamatan Sarang. (Foto: Pujianto)

Pemasangan APK Spanduk ketiga pasangan calon oleh di Desa Sumbermulyo Kecamatan Sarang. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Solusi tentang alat peraga kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati Rembang yang hilang di masa kampanye, masih buntu.

Rapat koordinasi yang dilakukan KPU Rembang bersama Panwas Pilkada, tim kampanye, dan stakeholder terkait, gagal menelurkan keputusan final.

Komisioner Divisi Kampanye pada KPU Rembang M Salam kepada mataairradio, Minggu (20/9/2015) siang mengungkapkan sesuai kesepakatan rapat pada Sabtu (19/9/2015) siang hingga petang kemarin, solusi final untuk menyikapi spanduk atau alat peraga kampanye yang hilang, baru akan dibahas lain waktu.

“Kesepakatannya, agar KPU melalui PPK melakukan inventarisasi terhadap alat peraga kampanye yang rusak atau hilang setelah dipasang.

Soal bagaimana nanti penyikapan terhadap yang rusak dan yang hilang, akan dibahas lagi oleh KPU bersama Panwas dan tim kampanye di kemudian hari,” ungkapnya.

Meski buntu soal solusi APK hilang, tetapi forum rapat sudah menyikapi secara lebih tegas pemasangan alat peraga kampanye jenis spanduk.

Ditentukan jaraknya 120 centimeter dari tanah. Bisa dipasang secara bersusun dari atas ke bawah atau berderet dari kiri ke kanan, sesuai nomor urut.

“Jika sebelum ada rapat lagi terdapat APK yang hilang, penyelenggara agar menginventarisasi dan berkoordinasi dengan panwas sesuai tingkatan.

Jika APK yang hilang tidak ditemukan dalam 3×24 jam, penggantiannya akan disepakati di rapat berikutnya, yang belum kita tentukan,” katanya.

Salam mengakui, sempat muncul wacana apabila APK hilang di masa kampanye penggantiannya akan ditanggung secara bersama oleh tiga pasangan calon kepala daerah.

Termasuk jika ada satu saja calon yang hilang APK-nya, maka alat peraga kampanye calon lain; dicopot. Tetapi tarik ulur terjadi dan akhirnya wacana itu masih mentah.

“Sembari menunggu rapat lagi, forum rapat juga menyepakati agar dilakukan langkah pencegahan dengan monitoring dan sosialisasi oleh penyelenggara kepada masyarakat sekitar lokasi pemasangan APK,” imbuhnya.

Setelah terjadi kesepakatan dalam rapat koordinasi tersebut, dilanjutkan penyerahan secara simbolis bahan kampanye pilkada kepada masing-masing calon oleh Ketua KPU Rembang Minanus Suud.

“Iya, ada penyerahan secara simbolis bahan kampanye. Selebaran atau flyer, brosur atau leaflet, dan pamflet. Masing-masing 150 ribu lembar tiap paslon,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan