Mundur, 16 Siswa SMP di Rembang Tidak Lulus UN

Monday, 5 May 2014 | 16:55 WIB

 

(Foto:kemdiknas.go.id)

(Foto:kemdiknas.go.id)

REMBANG, MataAirRadio.net – 16 siswa dari berbagai sekolah setingkat SMP di Kabupaten Rembang dipastikan tidak lulus Ujian Nasional tahun ini. Para siswa itu diketahui mengundurkan diri atas permintaan siswa dan orang tua yang bersangkutan.

Ketua Penyelenggara Ujian Nasional setingkat SMP di Kabupaten Rembang Mutakin mengatakan, 16 siswa yang mundur dari kepesertaan ujian nasional ini, sempat tercantum dalam daftar nominasi sementara (DNS) peserta UN.

Setelah itu pun, mereka masih tercatat dalam daftar nominasi tetap. Hanya saja, saat proses cetak DNT, ada beberapa yang mundur karena permintaan orang tua, misalnya untuk bekerja dan menikah.

Pihak Dinas Pendidikan sebenarnya berusaha memberikan kesempatan bagi mereka untuk lulus lebih dulu. Namun ternyata usaha itu tidak dimanfaatkan oleh orang tua siswa yang bersangkutan.

Mutakin menambahkan, 16 siswa yang mengundurkan diri ini tidak akan diikutkan sebagai pembagi dalam menghitung persentase kelulusan siswa pada waktunya nanti. Misalnya di sebuah sekolah, ada 186 peserta UN, namun dua di antaranya mundur, maka jika selain dua peserta itu lolos, berarti di sekolah itu lulus seratus persen.

Tahun ini, pihak Dinas Pendidikan mengharapkan kelulusan sempurna alias 100 persen. Harapan ini sebagai target kenaikan angka tingkat kelulusan dari tahun lalu yang 98,6 persen.

Selain 16 siswa yang mengundurkan diri, pada UN hari pertama dengan mata ujian Bahasa Indonesia ini, terdapat lima peserta absen. Satu siswa absen karena diketahui meninggal dunia, yakni dari MTs Mifatchul Huda Maguan Kecamatan Kaliori.

Sementara empat peserta lainnya yang absen, dua di antaranya berasal dari MTs Al Anwar Sarang karena sakit, satu orang dari SMP Negeri 3 Lasem juga karena sakit, sedangkan satu peserta lainnya dari SMP Muhammadiyah Pamotan, absen tanpa memberikan keterangan.

Selain 16 siswa yang mengundurkan diri dan satu orang yang meninggal dunia, ujian nasional setingkat SMP pada tahun 2014 di Kabupaten Rembang, diikuti 9.210 siswa yang menjadi peserta. Jumlah itu termasuk dari program pendidikan non-formal atau kesetaraan, baik Kejar Paket B maupun Wustho. (Pujianto)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan