12 Siswa SMP Sulang Kesurupan Saat Ujian

Senin, 24 Maret 2014 | 16:18 WIB
 SMP Negeri 1 Sulang

SMP Negeri 1 Sulang

SULANG, MataAirRadio.net – 12 siswa SMP Negeri 1 Sulang kesurupan secara nyaris serempak ketika sedang menjalani ujian akhir sekolah atau UAS pada Senin (24/3) pagi. Belasan siswa ini langganan kesurupan karena sudah berulang kali mengalami. Mereka semuanya perempuan dan duduk di Kelas IX.

Awalnya, pihak sekolah memisahkan lokasi ujian antara siswa yang normal dan yang biasa kesurupan. Siswa yang normal melakoni ujian di sekolah, sedangkan yang kerap kesurupan menjalani ujian di aula milik bekas Kawedanan Sulang. Ahmad Sofyan Fadoli, salah satu guru di sekolah itu menjelaskan, pemisahan dilakukan agar ujian Bahasa Indonesia dan Pendidikan Agama, tidak terganggu.

Namun ternyata, di aula tersebut pun, mereka masih saja kesurupan. Pihak sekolah akhirnya mengalihkan kembali lokasi ujian bagi 12 siswa itu ke SMP Negeri 1 Sulang. Namun kali ini, ujian dipantau ketat oleh guru, polisi, petugas dari puskesmas, dan orang tua siswa. Mereka khawatir para siswa yang kesurupan akan berbuat melebihi batas.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun MataAir Radio, para siswa yang kesurupan itu berasal dari Desa Sulang, Kaliombo, dan Jatimudo Kecamatan Sulang, Desa Banyurip Kecamatan Gunem, dan Desa Sendangmulyo Kecamatan Bulu.

Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Rembang Mugiharto menyarankan kepada pihak sekolah agar menggencarkan penanganan supranatural terhadap mereka yang kesurupan. Mengingat ujian nasional SMP yang semakin dekat waktunya, sekolah disarankan pula untuk mencari lokasi khusus yang terpisah.

Setidaknya, ada dua SD yakni SD Negeri 3 Sulang yang berada di depan SMP tersebut, dan SD Negeri 4 Sulang yang bisa dipertimbangkan sebagai lokasi alternatif ujian. Selama ini gedung dua SD itu kosong dan tidak digunakan. Anggota DPRD asal Desa Kaliombo Kecamatan Sulang ini pun mengungkapkan, ada dua siswa berasal dari desanya yang menjadi korban kesurupan.

Mengenai saran untuk mencari lokasi khusus guna menyikapi pelaksanaan ujian nasional nanti, pihak sekolah belum sampai memikirkan. Namun melalui keterangan Fadoli, pihak sekolah akan melakukan komunikasi dengan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang. Namun Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Noor Effendi belum bisa dihubungi terkait penyikapan kasus kesurupan di SMP Negeri 1 Sulang. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan