Sinkronisasi RAPBD 2015 Rembang Dihiasi Makan dan Nyanyi

Jumat, 3 Oktober 2014 | 14:55 WIB
Uandangan acara sinkronisasi rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) Kabupaten Rembang tahun 2015 di Aula Lantai IV Kantor Bupati Rembang. (Foto:Rif)

Uandangan acara sinkronisasi rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) Kabupaten Rembang tahun 2015 di Aula Lantai IV Kantor Bupati Rembang. (Foto:Rif)

REMBANG, MataAirRadio.net – Acara sinkronisasi rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) Kabupaten Rembang tahun 2015 di Aula Lantai IV Kantor Bupati Rembang, Kamis (2/10) malam menyisakan kekecewaan. Pasalnya acara ini lebih banyak digunakan untuk makan-makan dan menyanyi oleh para pejabat.

Adalah salah satu pejabat yang datang kepada Lembaga Studi Pemberdayaan Masyarakat (Lespem) Rembang. Sang pejabat menginformasikan dan merasa malu atas pelaksanaan acara sinkronisasi RAPBD 2015.

“Pejabat ini datang kepada saya dan mengaku merasa malu. Sinkronisasi RAPBD 2015 yang semestinya pertemuan serius, hanya diisi penjelasan sebentar dan sekilas tentang apa itu sinkronisasi.

Selebihnya diisi diisi dengan pengumuman kalau Plt Bupati akan (memiliki hajat) mantu, makan, dan nyanyi-nyanyi,” ungkap Koordinator Lespem Bambang Wahyu Widodo menirukan aduan pejabat yang mendatanginya Kamis (2/10) malam itu juga.

Sesuai surat undangan tertanggal 30 September 2014 ini, acara sinkronisasi rancangan APBD 2015 mengundang Kepala Badan/Dinas/Kantor/Bagian/Camat Satuan Kerja Perangkat Daerah di Rembang.

Para pejabat itu diundang untuk hadir pribadi dan tidak diwakilkan pada pukul 19.00 dan disiapkan makan malam. Surat undangan nomor 005/2608/ 2014 ini diteken oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang Hamzah Fatoni.

“Saya pribadi menilai para pejabat kita seperti sudah tidak ada rasa malu. Seharusnya rancangan APBD yang dibahas serius, menjadi sangat tidak serius. Ini menciderai perasaan masyarakat,” kata Bambang.

Sekda Rembang Hamzah Fatoni yang dikonfirmasi secara terpisah mengatakan, rapat sinkronisasi RAPBD 2015 dilaksanakan dengan agenda penyampaian kapasitas fiskal daerah.

“SKPD diminta untuk menyesuaikan sesuai kemampuan keuangan daerah. Untuk makan dilaksanakan karena (kami) mengundang jam 19.00. Karena rapat sudah selesai dilanjutkan informasi lain-lain,” ujarnya melalui layanan pesan singkat. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan