Si Jago Merah Melahap Pasar Sluke

Jumat, 6 September 2019 | 11:49 WIB

Puing-puing pasar Desa Sluke usai kebakaran besar terjadi pada Kamis (6/9/2019) dini hari. (Foto: mataairradio.com)

Sluke, mataairradio.com – Kebakaran besar terjadi di pasar Desa Sluke yang berada di tepi jalur Pantura pada Kamis (6/9/2019) dini hari sekira pukul 01.00 waktu setempat.

Kebakaran tersebut mengakibatkan puluhan kios yang berada di lokasi habis di lalap si jago merah.

Suci, salah satu pedagang sembako mengaku mengetahui kejadian tersebut pukul 01.30 dan api sudah membakar bagian tengah pasar serta mulai merembet ke bagian tepi. Dirinya menyayangkan lambatnya pihak Damkar menuju lokasi sehingga api cepat membesar.

Dirinya mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta. Padahal uang tersebut adalah hasil merantau di Jakarta selama beberapa tahun, setelah terkumpul digunakan untuk modal usaha di Sluke, namun kebakaran tersebut menghabiskan semua jerih payahnya selama ini.

Nyoto, salah satu pedagang buah menyatakan ada sekitar 30 kios besar yang terbakar, jika ditambah dengan kios-kios kecil maka total kios yang terbakar sekitar 60 an. Dirinya berharap pengelolaan pasar pasca di relokasi nantinya diambil alih oleh Pemda, karena selama ini pengelolaan dipegang oleh Pemerintah Desa. Nyoto mengaku tiap bulan para pedagang ditarik Rp 10 ribu oleh Pemdes.

“Kalau pasar nanti diperbaiki atau di relokasi sebaiknya dikelola oleh Pemda Mas,” ungkapnya.

Wanuri, pedagang sembako yang lain menceritakan pihak Damkar sampai lokasi sekitar pukul 02.00 waktu setempat dengan dua armada mobil pemadam dengan lima tangki. Api dipadamkan sekitar pukul 03.30 waktu setempat.

Sementara itu, Kepala Desa Sluke Tulus Tri Prasetyo saat dihubungi reporter MataAir Radio masih belum memberikan pernyataan resmi seputar kebakaran di pasar Desa Sluke karena masih rapat dengan Forkompimcam terkait relokasi pasar. Dirinya berjanji pasca rapat akan memberikan informasi pada awak media terkait kebakaran.

Dari pantauan reporter mataairradio.com kebakaran menghanguskan sebagian besar kios yang ada di pasar. Dari beberapa informasi yang didapatkan rata-rata kerugian pedagang berkisar Rp 50 juta. Sedangkan faktor penyebab kebakaran, masih belum pasti, namun diperkirakan karena konsleting listrik disalah satu kios yang menjual gas elpiji.

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Mohammad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan